Duduk Sebelah Orang Asing di Pesawat, Pilih Ajak Ngobrol atau Tidak?

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 18:30 WIB
Ilustrasi penumpang di kabin pesawat. (iStockphoto/wisely)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi sebagian orang, perjalanan dengan pesawat menjadi kesempatan untuk beristirahat atau menikmati waktu sendiri.

Namun, bagi penumpang yang bepergian sendirian, duduk bersebelahan dengan orang asing terkadang menimbulkan situasi yang cukup membingungkan.

Apakah perlu mengajak berbicara orang asing yang duduk bersebelahan atau lebih baik membiarkan masing-masing menikmati penerbangan?

Melansir Stuff.co.nz, terdapat perhatian soal kebiasaan penumpang pesawat dalam berinteraksi dengan orang yang duduk di sebelahnya, terutama ketika penerbangan berlangsung cukup lama.

Media itu mengadakan survei atau polling kepada pembacanya mengenai apakah penumpang sebaiknya mengobrol dengan orang asing di pesawat.

Dari 3.127 suara yang masuk, sebanyak 59 persen responden memilih tidak mengobrol, sedangkan 41 persen lainnya memilih untuk berbincang dengan penumpang di sebelahnya.

Hasil polling tersebut menunjukkan bahwa keinginan untuk memiliki ruang pribadi menjadi salah satu pertimbangan ketika berada di dalam pesawat.

Terlebih, penerbangan jarak jauh dapat berlangsung selama berjam-jam sehingga percakapan yang awalnya hanya berupa basa-basi bisa saja berkembang menjadi obrolan panjang.

Salah satu alasan seseorang memilih tidak mengobrol dengan orang asing di pesawat adalah karena ingin menikmati waktu sendiri.

Penumpang bisa menggunakan waktu selama penerbangan untuk mendengarkan musik, membaca, atau menonton film dan serial yang sudah disiapkan sebelum keberangkatan.

Bagi sebagian orang, duduk dalam penerbangan justru menjadi kesempatan untuk beristirahat tanpa harus berinteraksi dengan orang lain. Karena itu, sapaan sederhana dari penumpang di sebelah belum tentu selalu berujung pada percakapan panjang.

Kondisi tempat duduk di pesawat juga menjadi faktor lain. Penumpang, terutama yang berada di kelas ekonomi, harus duduk dalam ruang yang relatif terbatas dan tidak memiliki banyak pilihan untuk menjauh dari orang di sebelahnya.

Situasi tersebut semakin terasa ketika duduk di kursi tengah. Jika percakapan berlangsung terlalu lama atau mulai terasa tidak nyaman, penumpang mungkin merasa sungkan untuk menghentikan percakapan

Meski mayoritas responden dalam polling tersebut memilih tidak mengobrol, bukan berarti percakapan dengan orang asing selalu dianggap mengganggu.

Sebagian penumpang justru menikmati kesempatan bertemu orang baru selama perjalanan. Obrolan singkat mengenai tujuan perjalanan atau pengalaman bepergian bahkan bisa berkembang menjadi percakapan yang berkesan.

Namun, hasil polling Stuff menunjukkan bahwa dalam konteks survei tersebut, lebih banyak responden yang memilih untuk menikmati penerbangan tanpa harus berbincang dengan orang asing.

(dsd/wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK