Boyolali merupakan kabupaten di Jawa Tengah yang berada di antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Daerah ini dikenal memiliki kekayaan sejarah, spiritual dan budaya yang beragam. Tak heran wisata religi Boyolali banyak dicari orang untuk mengisi waktu liburan.
Selain destinasi bercorak Islam, terdapat pula situs yang berkaitan dengan tradisi Jawa dan agama Katolik. Beragam tempat tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda, mulai dari belajar manasik, berziarah, hingga menikmati suasana tenang di kawasan pegunungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merangkum dari berbagai sumber, berikut wisata religi Boyolali yang dapat masuk dalam daftar kunjungan Anda.
1. Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali
Wisata Edukasi Religi (WER) Qolbu di Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, menghadirkan replika sejumlah tempat di Tanah Suci, seperti Kabah, Masjid Nabawi, Bukit Safa dan Marwah, Jamarat, Padang Arafah, serta Jabal Rahmah.
Dikutip dari laman resmi Kabupaten Boyolali, pengunjung dapat belajar dan berlatih tata cara ibadah haji serta umrah dengan bimbingan petugas. Tiket masuknya sekitar Rp20.000 untuk umum dan Rp10.000 bagi pelajar.
2. Petilasan Kebo Kanigoro
Petilasan Kebo Kanigoro di Kecamatan Selo merupakan situs yang berkaitan dengan tradisi Jawa dan kepercayaan lokal. Suasananya tenang dengan arsitektur khas Jawa seperti atap joglo, tiang kayu, dan ornamen tradisional.
Setiap 1 Suro, tempat ini menjadi lokasi berbagai ritual dan kegiatan tradisional yang diikuti masyarakat dari sejumlah daerah.
3. Masjid Cipto Mulyo
Masjid Cipto Mulyo di Kecamatan Banyudono merupakan salah satu masjid tua di Boyolali yang diperkirakan dibangun pada 1905. Bangunannya mempertahankan karakter arsitektur Jawa dengan atap bertingkat, tiang kayu jati, dan ukiran tradisional.
Selain digunakan untuk beribadah, masjid ini menarik bagi wisatawan yang ingin melihat jejak sejarah perkembangan Islam dan perpaduan budaya Jawa dalam arsitektur bangunan.
4. Gua Maria Mawar Musuk
Gua Maria Mawar Musuk berada di Kecamatan Musuk dan menjadi salah satu tujuan ziarah umat Katolik. Lokasinya yang berada di kawasan pegunungan membuat suasana di sekitarnya terasa sejuk dan tenang.
Area gua yang dikelilingi perkebunan mawar memberikan nuansa alami yang mendukung kegiatan doa dan refleksi.
5. Wisata Tapak Noto
Wisata Tapak Noto berada di Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, tepat di kawasan kaki Gunung Merbabu. Tempat ini berkaitan dengan tradisi Jawa sekaligus menjadi ruang pelestarian budaya dan seni tradisional.
Pengunjung dapat menikmati suasana pegunungan yang hijau dan sejuk sambil mengenal berbagai tradisi masyarakat setempat. Pertunjukan seni tradisional Jawa juga dapat menjadi bagian dari pengalaman berkunjung.
6. Makam Ki Ageng Sentono
Makam Ki Ageng Sentono berada di Desa Karang Pilang, Kecamatan Sambi. Tokoh ini dikenal dalam tradisi setempat sebagai murid Sunan Bonang yang turut menyebarkan ajaran Islam di kawasan tersebut.
Lingkungan makam yang tenang dan dikelilingi pepohonan, membuat lokasi ini sering menjadi tempat ziarah dan refleksi.
7. Makam Kyai Ageng Kebo Kenongo
Makam Kyai Ageng Kebo Kenongo berada di Kecamatan Banyudono di jalur Solo-Semarang. Makam ini menjadi salah satu tujuan ziarah bagi masyarakat yang ingin mengenang tokoh spiritual Jawa tersebut.
Suasana sekitar makam yang tertata dan tenang mendukung kegiatan doa maupun refleksi. Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk, tetapi bisa memberikan sumbangan secara sukarela.
Itu dia berbagai pilihan wisata religi Boyolali yang memperlihatkan kekayaan spiritual, sejarah, dan budaya yang berkembang di wilayah ini.
(gas/rti)
