OBITUARI

Martha Tilaar, Si Ratu Kosmetik yang 'Lahir' di Garasi

CNN Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026 11:42 WIB
Martha Tilaar, pendiri Martha Tilaar Group berpulang pada Rabu (14/10). Usahanya di industri kecantikan Indonesia bermula dari sebuah garasi milik sang ayah. (Nisrina Salsabila)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pendiri merek kosmetik Martha Tilaar, Martha Tilaar, dikabarkan berpulang pada Rabu (14/10) di usia 89 tahun. Siapa sangka, Martha yang membidani salah satu bisnis kosmetik terbesar di Indonesia mengawali perjalanannya dari sebuah garasi rumah.

Disampaikan keluarga besar Tiara Kusuma (Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia), Martha meninggal pada Rabu (14/10) dengan jabatan terakhir di Tiara Kusuma sebagai Dewan Kehormatan.

Lahir di Kebumen, 4 September 1937, Martha merintis usaha di sebuah garasi berukuran 4x6 meter milik sang ayah pada 1970. Perempuan bernama asli Martha Handana ini kemudian menyulap garasi itu menjadi salon sederhana.

Meski sederhana, lokasinya terbilang strategis di Menteng, Jakarta Pusat, dekat dengan sejumlah kantor kedutaan besar. Martha pun gencar berpromosi lewat tukang koran.

"Saya cari tukang koran, boleh tidak dibantu masukkan brosur [salon] saya. Dia bilang boleh," kata Martha dalam wawancara bersama CNNIndonesia.com pada 2019 silam.

Dari promosi ini, salon Martha dikunjungi istri Duta Besar AS. Kemudian perlahan menyusul para istri duta besar lain turut berkunjung bahkan jadi pelanggan.

Melihat usahanya berkembang, Martha pun meminta izin pada sang ayah untuk memindahkan salon ke rumah, sementara mereka tinggal di garasi.

"Ayah bilang boleh. Akhirnya salon pun semakin besar dan besar," kenangnya.

Dari salon garasi inilah lahir Martha Tilaar Group yang bergerak di bidang manufaktur dan pemasaran kosmetik serta jamu, pendidikan kecantikan, spa, dan distribusi.

Martha memadukan ilmu kecantikan modern yang terinspirasi dari pengetahuan tradisional soal jamu dan resep kecantikan Keraton Jawa. Dia pun mengembangkan pendekatan kecantikan yang memadukan ilmu pengetahuan, kekayaan alam, dan kearifan lokal Indonesia.

Usaha ini juga merupakan wujud janji Martha saat ia belajar di AS Beauty Academy. Ia bercerita sempat dimarahi sang dosen karena membahas soal riasan Geisha dari Jepang padahal ia dari Indonesia.

Martha Handana resmi menjadi istri Henry Alexis Rudolf Tilaar pada 12 Januari 1964. Keduanya memiliki empat anak, dua anak kandung dan dua anak angkat. (Dok. Pribadi Martha Tilaar)

"Dosen saya bilang 'Kamu harus malu dengan dirimu'. Makanya saya sadar dan saya janji sama Tuhan, Tuhan seandainya saya lulus nanti saya akan kembali dan melestarikan budaya dalam bidang kecantikan," katanya.

Berkat dedikasi dan kontribusinya, Martha memperoleh berbagai penghargaan bergengsi antara lain, Women Entrepreneur of the Year dari Asia Pacific Entrepreneurship Awards (2008), Ganesa Widya Jasa Utama dari Institut Teknologi Bandung (2012), dan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Pemerintah Republik Indonesia (2016).

Ia juga menerima penghargaan The Outstanding Contribution 2000-2010 dari United Nations Global Compact atas komitmen dalam mendukung dan menerapkan prinsip Global Impact.

Kemudian pada 2018 Martha diganjar SDG Pioneer 2018 dari United Nations Global Compact sebagai bentuk pengakuan atas peran dalam advancing sustainability through community engagement.

Kepergian Martha Tilaar jadi kehilangan mendalam tak hanya bagi keluarga tapi juga industri kecantikan Indonesia.

"Kami menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas seluruh dedikasi, karya, dan nilai-nilai yang telah beliau tanamkan. Semoga warisan dan semangat beliau terus hidup serta menjadi inspirasi bagi generasi mendatang," tulis keluarga besar Martha Tilaar Group dalam sebuah pernyataan resmi.

Jenazah disemayamkan di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan dan pemakaman diselenggarakan pada Jumat (16/10) di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat.

(els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK