7 Cara Menghadapi Orang NPD di Tempat Kerja Biar Gak Stres

CNN Indonesia
Senin, 19 Okt 2026 06:00 WIB
Jangan sampai stres menghadapi rekan kerja yang 'spesial.' Ada beberapa cara menghadapi orang NPD di tempat kerja yang bisa kamu terapkan.
Ilustrasi. Jangan sampai stres menghadapi rekan kerja yang 'spesial.' Ada beberapa cara menghadapi orang NPD di tempat kerja yang bisa kamu terapkan. (iStockphoto/DragonImages)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Selalu merasa stres setiap bekerja karena bertemu dengan orang NPD? Kamu perlu tahu cara menghadapi orang NPD di tempat kerja!

Menghadapi rekan kerja yang suka merendahkan, mencari pujian, atau memanipulasi orang lain memang jadi tantangan tersendiri. Perilaku tersebut dapat mengganggu komunikasi tim, hingga memicu stres berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian perilaku tersebut bisa menyerupai ciri Narcissistic Personality Disorder (NPD), yaitu gangguan kepribadian yang ditandai pola tertentu, seperti kebutuhan berlebihan akan pengakuan dan kesulitan berempati.

Namun, tidak semua orang yang bersikap egois memiliki NPD. Diagnosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga profesional. Terlepas dari penyebabnya, berikut beberapa cara menghadapi perilaku yang merugikan di tempat kerja, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Tetapkan batasan yang jelas

Cara menghadapi orang NPD di tempat kerja pertama, yaitu dengan menentukan batasan mengenai waktu kerja, tanggung jawab, dan cara orang lain memperlakukanmu.

Misalnya, jika atasan terus menghubungi kamu di luar jam kerja, sampaikan kapan kamu bisa merespons.

2. Fokus pada perilaku, bukan kepribadian

Jika rekan kerja merendahkanmu saat rapat, sampaikan dampaknya secara spesifik tanpa menyerang kepribadiannya.

Contohnya, "Saat masukan saya dipotong tadi, saya kesulitan menjelaskan ide. Saya berharap kita bisa saling memberi kesempatan berbicara." Cara ini membantu menjaga pembicaraan tetap profesional dan berfokus pada solusi.

3. Gunakan metode gray rock jika diperlukan

Kamu juga bisa menghadapi orang NPD di tempat kerja menggunakan pendekatan gray rock. Metode gray rock adalah pendekatan dengan memberikan respons singkat, netral, dan tidak emosional ketika menghadapi provokasi.

Misalnya, cukup jawab pertanyaan pekerjaan tanpa memberikan informasi pribadi yang tidak diperlukan. Tujuannya bukan mengabaikan tanggung jawab, melainkan mengurangi keterlibatan dalam konflik yang tidak produktif.

4. Hindari perdebatan yang tidak produktif

Orang yang gemar memancing emosi dapat membuat percakapan berubah menjadi pertengkaran. Jika situasi mulai memanas, gunakan nada bicara tenang dan arahkan pembahasan kembali ke pekerjaan.

Kamu juga bisa meminta jeda sebelum melanjutkan diskusi. Tidak semua provokasi perlu ditanggapi secepatnya.

5. Batasi informasi pribadi

Pilih informasi pribadi yang ingin kamu bagikan kepada rekan kerja. Jika seseorang pernah menggunakan cerita pribadimu untuk menyindir atau mempermalukanmu, pertahankan hubungan sebatas urusan profesional.

Kamu tetap bisa bersikap ramah tanpa harus membuka kehidupan pribadi secara berlebihan.

6. Dokumentasikan kejadian dan cari dukungan

Jika sudah mulai mengganggu kinerja, catat kejadian yang mengganggu, termasuk tanggal, situasi, perkataan, saksi, serta dampaknya terhadap pekerjaan. Simpan pesan atau surel yang relevan sesuai kebijakan perusahaan.

Jika perilaku tersebut berulang, bicarakan dengan atasan yang dipercaya atau tim HR. Bukti konkret dapat membantu menjelaskan masalah secara objektif.

7. Lindungi kesehatan mental dan pertimbangkan pilihan lain

Terus-menerus menghadapi perlakuan buruk dapat memicu stres dan keraguan terhadap diri sendiri. Luangkan waktu untuk beristirahat, jaga hubungan dengan orang yang suportif, dan cari bantuan profesional jika diperlukan.

Jika situasi tidak membaik meskipun sudah meminta bantuan, pertimbangkan pilihan lain, termasuk pindah tim atau mencari pekerjaan baru. Menjaga kesehatan mental bukan berarti kalah, melainkan bagian dari melindungi diri.

Itulah beragam cara menghadapi orang NPD di tempat kerja. Kamu tidak harus mendiagnosis seseorang untuk menyadari bahwa perilakunya merugikan. Fokuslah pada tindakan yang bisa kamu kendalikan dan keselamatan diri di lingkungan kerja.

(sac/rti)