Papan Reklame Glico Man di Osaka Akan Ditutup Sementara Sampai 2027

CNN Indonesia
Jumat, 16 Okt 2026 17:45 WIB
Papan reklame pelari Glico Man di Dotonburi, Osaka, Jepang. (istockphoto/Besides the Obvious)
Jakarta, CNN Indonesia --

Papan reklame ikonik Glico Man di kawasan hiburan Dotonbori, Osaka, Jepang, dipastikan bakal dipadamkan untuk sementara waktu mulai 30 November mendatang. Langkah ini diambil demi menjalani proyek peremajaan skala besar setelah beroperasi selama lebih dari satu dekade.

Seperti dilansir Tokyo Weekender, papan reklame yang menjadi landmark paling populer di distrik Minami ini merupakan generasi keenam yang dipasang sejak Oktober 2014.

Produsen makanan manis Ezaki Glico menjelaskan bahwa papan reklame generasi saat ini menggunakan lebih dari 140 ribu lampu LED. Peremajaan ini terpaksa dilakukan, karena mayoritas komponen pencahayaan telah mengalami penurunan kualitas setelah dipakai lebih dari 10 tahun.

Seluruh lampu LED pada papan reklame tersebut akan dinyalakan untuk terakhir kalinya pada 30 November 2026, sebelum pekerjaan konstruksi dan pembongkaran dimulai pada Desember nanti.

Wajah baru Glico Man dijadwalkan bakal diresmikan pada musim semi 2027, mengawali babak baru perjalanan landmark legendaris yang telah menyambut jutaan wisatawan sejak pertama kali dipasang pada 1935.

Meski desain visual dan tata letak baru masih dirahasiakan rapat-rapat oleh perusahaan pembuat biskuit Pocky dan Pretz tersebut, Ezaki Glico memastikan siluet khas sang pelari (Glico Runner) tidak akan diubah, sehingga wisatawan tetap dapat berfoto memamerkan pose meniru gerakan ikonik tersebut.

Proyek peremajaan ini bakal mengganti teknologi LED lama dengan perangkat keras mutakhir yang diklaim lebih hemat energi namun mampu menghasilkan visual yang jauh lebih jernih dan cerah.

Selama proses pengerjaan berlangsung hingga musim semi 2027, struktur papan reklame akan ditutupi oleh spanduk pelindung khusus. Manajemen Ezaki Glico mengaku tengah menyiapkan ide kreatif agar wisatawan tidak terlalu kecewa, seperti mencetak gambar Glico Man pada spanduk penutup, mirip dengan dekorasi konstruksi di wahana Disneyland.

Pada proyek peremajaan tahun 2014 silam, tempat papan reklame ini sempat ditutupi spanduk bergambar aktris ternama Jepang, Haruka Ayase, yang berperan sebagai "pelari pengganti" (daisou).

Bersamaan dengan proyek renovasi fisik ini, Ezaki Glico juga memperbarui strategi merek korporatnya dengan secara resmi mengubah penamaan logo dagangnya dari yang semula bernama "Goal-In Mark" menjadi "Glico Runner".

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK