Daftar Capaian Dua Tahun Prabowo Gibran di Sektor Pariwisata
Sektor pariwisata Indonesia mencatatkan pertumbuhan dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pertumbuhan tersebut terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), perjalanan wisatawan nusantara (wisnus), hingga kontribusi pariwisata terhadap perekonomian.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga dampak ekonomi bagi masyarakat dan pemerataan di berbagai daerah.
"Keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga dari besarnya manfaat ekonomi yang mereka tinggalkan bagi masyarakat, pelaku usaha, dan daerah," kata Widiyanti dalam keterangan Kementerian Pariwisata yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (20/10).
Berikut sejumlah capaian sektor pariwisata yang disampaikan Kementerian Pariwisata menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
1. Kunjungan wisatawan meningkat
Berdasarkan data yang dikutip Kementerian Pariwisata, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisman sepanjang 2025. Angka tersebut meningkat 10,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, perjalanan wisnus sepanjang 2025 mencapai 1,2 miliar perjalanan.
Pada Januari hingga Agustus 2026, kunjungan wisman tercatat sebanyak 10,58 juta atau tumbuh 5,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perjalanan wisnus pada periode tersebut mencapai 842,15 juta, meningkat 4,29 persen.
2. Devisa pariwisata mencapai ratusan triliun rupiah
Peningkatan aktivitas wisata turut memberikan kontribusi terhadap penerimaan devisa. Sepanjang 2025, devisa pariwisata tercatat mencapai US$18,27 miliar atau sekitar Rp305,47 triliun, meningkat 9,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada semester I 2026, devisa pariwisata mencapai US$8,43 miliar atau sekitar Rp140,95 triliun. Angka tersebut tumbuh 2,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Sementara itu, kontribusi langsung sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2025 mencapai 4,78 persen atau sekitar Rp1.138,90 triliun.