Kucing Liar Suka Masuk Rumah, Begini Cara Mengatasinya

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 22:30 WIB
Ketahui beberapa cara untuk mencegah kucing liar masuk ke rumah tanpa menggunakan tindakan yang membahayakan.
Ilustrasi. Ketahui beberapa cara untuk mencegah kucing liar masuk ke rumah tanpa menggunakan tindakan yang membahayakan. (iStockphoto/Nirian)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kehadiran kucing liar di rumah mungkin sesekali terasa menyenangkan, tetapi bagaimana jika kucing tersebut terus masuk tanpa diundang?

Kebiasaan ini dapat membuat penghuni rumah merasa tidak nyaman, terutama jika kucing liar sampai masuk ke dapur, kamar tidur, atau mendekati hewan peliharaan lain di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, jika kucing liar suka masuk rumah, bagaimana cara mengatasinya tanpa menyakiti hewan tersebut?

Sebelum mengusirnya, penting untuk memahami alasan kucing datang berulang kali. Kucing mungkin mencari makanan, air minum, tempat berlindung, atau lingkungan yang terasa aman.

Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat menentukan cara yang tepat untuk mencegah kucing masuk kembali.


Mengapa kucing liar suka masuk rumah?

Kucing yang sering datang ke rumah biasanya tertarik pada sumber makanan, tempat beristirahat, atau lingkungan yang nyaman. Menurut Home & Roost, kucing jalanan dapat mendatangi rumah untuk mencari perlindungan, makanan, air, dan perhatian.

Namun, tidak semua kucing yang terlihat di luar rumah merupakan kucing liar tanpa pemilik. Bisa jadi kucing tersebut adalah peliharaan tetangga yang terbiasa berkeliaran atau kucing yang tersesat. Karena itu, kenali kondisinya sebelum mengambil tindakan.

Cara mengatasi kucing liar yang suka masuk rumah

Berikut beberapa cara untuk mencegah kucing masuk ke rumah tanpa menggunakan tindakan yang membahayakan.

1. Tutup akses masuk ke rumah

Langkah pertama adalah memeriksa pintu, jendela, ventilasi, dan celah lain yang memungkinkan kucing masuk. Pasang kasa atau penghalang yang kuat pada bagian yang sering dilewati kucing.

Pastikan pintu tidak dibiarkan terbuka terlalu lama, terutama ketika rumah sedang sepi.


2. Jangan biarkan makanan terbuka

Aroma makanan dapat menarik kucing untuk datang kembali. Simpan makanan di wadah tertutup, bersihkan sisa makanan di meja atau lantai, dan pastikan tempat sampah memiliki penutup rapat.

Jika Anda biasa memberi makan kucing di luar rumah, pilih lokasi khusus yang jauh dari pintu masuk agar kucing tidak terbiasa mencari makanan di dalam rumah.


3. Pasang penghalang fisik

Menurut SPCA, penghalang fisik merupakan metode yang didukung bukti untuk mencegah kucing memasuki area tertentu. Anda dapat memasang pagar dengan desain yang sesuai, menutup celah di bawah pagar, atau menggunakan kasa pelindung.

Untuk mencegah kucing menggali tanah di taman, letakkan kerikil atau benda aman lainnya di area yang sering digunakan. Pastikan penghalang tidak memiliki bagian tajam yang dapat melukai kucing.


4. Hindari bahan pengusir yang berbahaya

Jangan menggunakan kapur barus, kulit jeruk, atau bahan kimia sembarangan untuk mengusir kucing. Beberapa bahan tersebut dapat membahayakan hewan, sedangkan efektivitas berbagai semprotan pengusir kucing belum terbukti secara konsisten.

Utamakan cara yang tidak melukai kucing, seperti menutup akses, menghilangkan sumber makanan, dan menggunakan penghalang fisik.


5. Cari tahu apakah kucing memiliki pemilik

Jika kucing terus datang, tanyakan kepada tetangga atau periksa apakah kucing memakai kalung identitas. Anda juga dapat menghubungi dokter hewan atau komunitas penyelamat hewan untuk memeriksa keberadaan mikrocip jika memungkinkan.

Apabila kucing terlihat sakit, terluka, masih sangat kecil, atau sedang hamil, hubungi dokter hewan atau komunitas penyelamat hewan setempat untuk mendapatkan bantuan.

(gas/fef)
placeholder