Berlaku Tak Sopan Saat Naik Taksi di Jepang, Turis Bisa Diusir

CNN Indonesia
Kamis, 22 Okt 2026 17:00 WIB
Ilustrasi taksi di Jepang. (AFP/TORU YAMANAKA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Jepang berencana merevisi regulasi transportasi nasional untuk memberikan wewenang kepada sopir taksi dalam menolak atau mengusir penumpang atau turis yang melakukan pelecehan verbal, mengajukan tuntutan tak masuk akal, serta berperilaku tidak sopan.

Langkah ini diambil guna melindungi para pekerja industri transportasi sekaligus menjaga reputasi Negeri Sakura usai dinobatkan sebagai destinasi paling sopan di dunia bagi wisatawan.

Kementerian Lahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang kini tengah mengamendemen Syarat dan Ketentuan Standar Pengangkutan yang mengatur industri transportasi umum, melansir laporan Japan Today.

Di bawah regulasi yang berlaku saat ini, sopir taksi hanya diizinkan menghentikan kendaraan dan meminta penumpang turun dalam kondisi tertentu yang sangat terbatas, seperti adanya aksi kekerasan fisik, kepemilikan barang ilegal atau berbahaya, serta tingkat mabuk berat yang membuat penumpang tidak mampu menyebutkan tujuan.

Revisi aturan baru ini dirancang untuk memberikan perlindungan hukum bagi para pengemudi saat berhadapan dengan konsumen yang bersikap kasar, sehingga mereka tidak lagi dipaksa untuk terus memberikan layanan dalam situasi yang mengancam atau tidak menyenangkan.

Regulasi yang telah diperbarui tersebut ditargetkan bakal mulai berlaku secara resmi sebelum akhir tahun ini.

Jepang berhasil menduduki posisi puncak sebagai negara paling sopan di dunia tahun ini berdasarkan survei yang dirilis penyedia layanan keuangan Remitly. 

Melansir VN Express, dalam survei itu, lebih dari sepertiga responden (35,15 persen) menilai masyarakat Jepang sangat ramah dan sopan terhadap wisatawan asing.

Berdasarkan data industri setempat, negara di kawasan Asia Timur ini telah menyambut lebih dari 27 juta wisatawan mancanegara dalam delapan bulan pertama tahun ini, sedikit turun 2,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 lalu.

Pemerintah Jepang terus menggenjot sektor pariwisata nasional dengan menargetkan kunjungan hingga 60 juta turis asing pada 2030, melonjak signifikan dari capaian 42 juta wisatawan pada 2025.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK