Bali identik dengan wisata pantai, tempat berselancar, hingga deretan kafe dan beach club yang ramai dikunjungi wisatawan. Namun, ada cara lain untuk menikmati pesona Pulau Dewata, yakni melihat panorama pesisir dari ketinggian sambil bersantai di atas bianglala.
Pengalaman tersebut bisa ditemukan di The Wheel Bali, wahana bianglala setinggi sekitar 45 meter yang berlokasi di kawasan Canggu, Badung. Dari atas wahana, pengunjung dapat menikmati pemandangan laut, garis pantai, hingga lanskap hijau di sekitarnya.
Tak hanya menjadi alternatif wisata bagi pencinta pemandangan, The Wheel Bali juga bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, pasangan, maupun teman. Pengunjung dapat menikmati suasana Canggu dari perspektif berbeda tanpa harus melakukan aktivitas fisik yang menguras energi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut lima alasan The Wheel Bali bisa menjadi pilihan untuk melengkapi agenda liburan di Bali, mengutip dari berbagai sumber:
1. Menikmati sunset dari ketinggian
Menunggu matahari terbenam menjadi salah satu aktivitas yang kerap masuk dalam agenda wisata di Bali. Namun, menikmati perubahan warna langit dari atas bianglala menawarkan pengalaman yang berbeda.
Dari ketinggian, pengunjung dapat menyaksikan suasana pesisir Canggu ketika cahaya matahari perlahan berubah menjadi keemasan, sebelum berganti dengan nuansa senja. Waktu menjelang matahari terbenam atau golden hour juga bisa dimanfaatkan untuk mengabadikan momen dengan latar laut dan garis pantai. Meski demikian, panorama yang terlihat tetap bergantung pada kondisi cuaca saat kunjungan.
2. Melihat panorama Canggu dari ketinggian 45 meter
Canggu selama ini dikenal dengan pantai, lokasi berselancar, serta kafe dan beach club yang menjadi tempat berkumpul wisatawan. Melalui The Wheel Bali, kawasan tersebut dapat dinikmati dari sudut pandang berbeda.
Dengan ketinggian sekitar 45 meter, pengunjung berkesempatan melihat bentangan laut dan garis pantai dari atas. Lanskap hijau di sekitar kawasan juga menjadi bagian dari panorama yang dapat dinikmati selama wahana berputar.
Satu putaran bianglala berlangsung sekitar 10-12 menit. Durasi tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati pemandangan, mengambil foto, atau sekadar bersantai sejenak dari keramaian Canggu.
3. Cocok untuk liburan keluarga hingga kencan romantis
Liburan tidak selalu harus diisi dengan aktivitas padat atau perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Menikmati pemandangan sambil menghabiskan waktu bersama orang terdekat juga bisa menjadi pilihan.
The Wheel Bali menawarkan alternatif aktivitas bagi wisatawan dengan kebutuhan berbeda. Keluarga dapat menjadikannya sebagai pilihan wisata di luar pantai, sementara pasangan bisa menikmati suasana senja bersama dari ketinggian.
Bagi rombongan teman, wahana ini juga bisa menjadi bagian dari agenda menjelajahi Canggu. Pengalaman menikmati panorama bersama dapat menjadi selingan sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain.
4. Dekat dengan destinasi populer di Canggu
Lokasi menjadi salah satu pertimbangan ketika menyusun agenda liburan, terutama bagi wisatawan yang ingin mengunjungi beberapa tempat dalam satu hari. The Wheel Bali berlokasi di Gang Sri Kahyangan, Tibubeneng, Kuta Utara, Kabupaten Badung. Lokasinya tidak jauh dari Pantai Berawa serta sejumlah beach club, termasuk Atlas Beach Club dan Finns Beach Club.
Wisatawan dapat menggabungkan kunjungan ke beberapa destinasi tersebut dalam satu agenda. Misalnya, menghabiskan waktu di pantai pada siang hari, menikmati panorama dari The Wheel Bali menjelang senja, kemudian melanjutkan perjalanan untuk makan malam di kawasan Canggu. Dengan perencanaan waktu yang tepat, wisatawan bisa menikmati beberapa suasana berbeda tanpa perlu membuat perjalanan khusus untuk setiap aktivitas.
5. Bisa bersantai sambil menikmati kopi dan pastry
Pengalaman di The Wheel Bali tidak hanya berpusat pada wahana bianglala. Pengunjung juga dapat menikmati waktu bersantai di coffee bar yang menyediakan pilihan kopi, minuman, dan pastry.
Area tersebut bisa menjadi tempat singgah sebelum naik bianglala maupun setelah selesai menikmati pemandangan. Pengunjung dapat memesan minuman dan camilan sembari beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Kehadiran coffee bar memberikan pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana dengan lebih santai. Dengan begitu, kunjungan ke The Wheel Bali tidak hanya menjadi aktivitas singkat untuk melihat panorama dari ketinggian, tetapi juga kesempatan untuk menikmati waktu luang di kawasan Canggu.
(tis/tis)
