Kantong di bagian belakang kursi pesawat atau seatback pocket kerap dimanfaatkan penumpang untuk menyimpan berbagai barang selama penerbangan, mulai dari ponsel, buku bacaan, hingga botol minum.
Meski mudah dijangkau dan praktis, tidak semua barang cocok disimpan di sana. Selain berisiko tertinggal ketika penumpang turun dari pesawat, beberapa barang juga bisa terjatuh saat turbulensi atau terpapar kuman dari permukaan kantong yang jarang dibersihkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendiri sekaligus CEO agen perjalanan FlyOver Travel, Kristin Freeman menyebut, kantong kursi pesawat sebagai 'the junk drawer of the sky'. Ia menganggap kantong kursi pesawat sebagai laci serbaguna yang sering kali diisi oleh banyak barang saat penerbangan.
"Namun, ini bukan sekadar masalah kerapian. Ada persoalan nyata di baliknya. Jika ada barang yang mencuat melewati bagian atas kantong, pramugari akan-atau seharusnya-meminta Anda memindahkannya sebelum pesawat lepas landas," kata Freeman.
Melansir HuffPost, berikut delapan barang yang sebaiknya tidak disimpan di kantong kursi pesawat untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan selama penerbangan.
1. Barang berharga dan penting
Paspor, ponsel, dompet, kunci rumah, dan obat-obatan sebaiknya disimpan di dalam tas yang aman dan tetap berada dalam jangkauan. Barang-barang tersebut bisa tertinggal di pesawat atau sulit diambil kembali setelah penumpang turun.
Freeman mengatakan, dirinya kerap melihat penumpang berlari kembali ke arah pesawat karena meninggalkan barang, terutama setelah penerbangan malam. Padahal, awak pesawat tidak diizinkan membiarkan penumpang kembali masuk.
"Saya tidak pernah meletakkan barang apa pun yang mungkin saya perlukan dalam waktu dua jam setelah mendarat di kantong kursi," ujar Andreas Serra, perencana perjalanan sekaligus kepala operasional Optimise Travel.
2. Barang berukuran kecil
Earbud dan kacamata hitam berisiko terselip di balik buku petunjuk keselamatan atau masuk terlalu dalam ke kantong. Akibatnya, barang tersebut bisa tertinggal ketika penumpang turun dari pesawat.
3. Barang berukuran besar
Laptop dan tablet sebaiknya tidak disimpan di kantong kursi karena berisiko tidak tertampung dengan baik. Menurut Freeman, kantong tersebut hanya dirancang untuk menahan beban beberapa kilogram.
Barang yang tidak tersimpan sepenuhnya juga berisiko terlepas saat turbulensi atau menghalangi lorong ketika penumpang perlu keluar dari pesawat dengan cepat.
4. Perangkat elektronik dengan baterai
Laptop, tablet, dan power bank berisiko mengalami panas berlebih jika disimpan di tempat yang minim ventilasi. Perangkat elektronik sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau dan tidak tertimbun barang lain.
"Jika perangkat mengalami panas berlebih, mengembang, mengeluarkan asap, atau terbakar, saya akan berhenti menggunakannya dan segera memberi tahu awak kabin," kata Serra.
Simak barang yang sebaiknya tak disimpan di kantong kursi pesawat lainnya di halaman berikutnya..
Catat, Jangan Taruh 8 Barang Ini di Kantong Kursi Pesawat
Ilustrasi. Ada beberapa barang yang sebaiknya tidak ditaruh di kantong kursi pesawat. (istockphoto/MesquitaFMS)
5. Barang yang mudah pecah
Kantong kursi tidak memberikan perlindungan memadai bagi barang yang mudah rusak. Selain itu, kantong bisa terbentur troli makanan, penumpang yang melintas, atau lutut penumpang sendiri.
Freeman menyarankan agar barang seperti headphone berukuran besar dan kacamata disimpan di dalam tas untuk mengurangi risiko kerusakan.
6. Makanan dan minuman
Menyimpan makanan dan minuman di kantong kursi juga perlu dihindari. Botol yang tidak tertutup rapat bisa menumpahkan isinya. Tekanan udara selama penerbangan juga dapat memengaruhi isi botol tertentu.
Selain risiko tumpahan, kantong kursi yang tidak dibersihkan secara menyeluruh juga membuat penyimpanan makanan dan minuman di sana kurang higienis.
7. Barang pribadi yang rentan terpapar kuman
Kantong kursi pesawat digunakan oleh banyak penumpang, tetapi tidak selalu dibersihkan setiap pergantian penerbangan. Kondisi ini membuatnya berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kuman.
"Beberapa penelitian menempatkan kantong ini sebagai salah satu permukaan yang lebih kotor dibandingkan meja lipat di pesawat. Bahkan, beberapa penelitian menyebutnya lebih kotor daripada gagang toilet," jelas Freeman.
Oleh karena itu, hindari menyimpan barang yang kiranya akan bersentuhan dengan wajah atau mulut, seperti pelembap, kacamata, dan makanan. Masker juga sebaiknya tidak ditaruh di kantong.
8. Sampah
Kantong kursi pesawat bukan tempat untuk membuang sampah. Sisa makanan, minuman yang sudah dibuka, permen karet, dan tisu bekas sebaiknya tidak ditinggalkan di sana.
"Banyak orang menggunakan kantong itu [untuk menyimpan sampah], dan fungsinya bukan untuk menampung sampah atau menyimpan makanan," kata Serra.
Hindari menyimpan barang-barang di atas di kantong kursi pesawat. Simpan barang-barang penting di dalam tas agar tetap aman.


