Bukan Awak Kapal Biasa, Pria Ini Ditugaskan Ngurus 'Penumpang' Anabul
CNN Indonesia
Rabu, 04 Nov 2026 20:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Ada satu pekerjaan di kapal pesiar yang mungkin tidak diketahui banyak orang: mengurus anjing dan kucing selama kapal melintasi samudra. (iStockphoto/La Su)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bekerja di kapal pesiar biasanya identik dengan melayani penumpang, menyiapkan makanan, atau memastikan perjalanan berjalan lancar. Namun, ada satu pekerjaan yang mungkin tidak banyak diketahui orang: mengurus anjing dan kucing selama kapal melintasi samudra.
Pekerjaan itulah yang dijalani Oliver Cruz. Ia merupakan kennel master atau pengelola kandang hewan di kapal pesiar Queen Mary 2 milik Cunard. Dalam setiap pelayaran transatlantik, Cruz bertanggung jawab merawat anjing dan kucing yang bepergian bersama pemiliknya.
Tugasnya bukan sekadar memberi makan. Ia juga harus memastikan setiap hewan merasa nyaman di lingkungan baru dan tetap aman selama perjalanan. Fasilitas kandang di kapal tersebut menyediakan 24 tempat bagi anjing dan kucing.
Queen Mary 2 merupakan kapal pesiar yang melayani perjalanan lintas Atlantik antara Southampton, Inggris, dan New York, Amerika Serikat. Kapal berkapasitas 2.759 penumpang ini mulai melayani rute tersebut pada 2004. Queen Mary 2 menjadi satu-satunya kapal pesiar di dunia yang menyediakan fasilitas kandang khusus untuk hewan peliharaan selama pelayaran transatlantik.
Berawal dari petugas spa, kini mengurus hewan di kapal
Perjalanan Cruz menjadi kennel master ternyata tidak dimulai dari pekerjaan merawat hewan di kapal. Ia bergabung dengan Queen Mary 2 pada 2011 sebagai petugas spa. Namun, setelah bagian housekeeping mengetahui pengalamannya bekerja selama delapan tahun di Filipina sebagai pemandu kebun binatang dan penanganan hewan, ia kemudian dipindahkan ke bagian kandang.
Pengalamannya menangani hewan cukup beragam, mulai dari ular hingga buaya. Sejak saat itu, Cruz terus bekerja di bagian kandang. Kecintaannya terhadap hewan juga terlihat dari kehidupannya di luar pekerjaan.
Baginya, merawat hewan bukan sekadar pekerjaan. Ia bahkan punya ungkapan tersendiri untuk menggambarkan kecintaannya kepada anjing.
"Anjing adalah malaikat. Tidak semua malaikat punya sayap. Beberapa di antaranya punya bulu," kata Cruz seperti yang dikutip dari Conde Nast Traveler.
Dari Menu Steak hingga Halaman Khusus, Fasilitas Kapal buat Anabul
Ilustrasi. Ada satu pekerjaan di kapal pesiar yang mungkin tidak diketahui banyak orang: mengurus anjing dan kucing selama kapal melintasi samudra. (Istockphoto/Rawpixel)
Keseharian Cruz di kapal dimulai saat penumpang dan hewan peliharaan mereka naik ke kapal.
Pada hari keberangkatan, ia bersama tim akan memeriksa dokumen setiap hewan. Ada sejumlah persyaratan perjalanan yang harus dipenuhi, terutama untuk memasuki Inggris. Karena itu, mereka harus memastikan berbagai hal, termasuk cap dokumen dan waktu pemberian vaksinasi.
Setelah pemeriksaan selesai, anjing dibawa ke area kandang. Cruz kemudian menjelaskan aturan kepada pemilik, mulai dari jam kunjungan hingga hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Kandang tersebut juga dilengkapi area luar ruangan yang disebut poop deck atau tempat anjing maupun kucing buang air. Setiap anjing dan kucing juga memiliki kandang sendiri. Pemilik boleh meninggalkan mainan, selimut, bahkan piyama atau kaus kaki bekas agar hewan peliharaan mereka tetap bisa mencium aroma yang familiar.
Cara ini membantu anjing merasa lebih nyaman di lingkungan baru. Jika ada dua anjing yang tinggal bersama dan sudah akrab, sekat di antara kandang mereka juga bisa dilepas agar keduanya dapat tidur berdekatan.
Urusan makanan pun mendapat perhatian khusus. Setiap anjing memiliki porsi dan kebutuhan diet yang berbeda. Menu yang disiapkan beragam, mulai dari dada ayam rebus, steak panggang, salmon kukus, sosis Cumberland, telur orak-arik, hingga buah dan sayuran.
Makanan tersebut berasal dari dapur yang sama dengan makanan penumpang. Meski begitu, Cruz punya aturan tegas, makanan untuk anjing tidak boleh diberi garam maupun lada.
Mengurus hewan butuh pengetahuan sekaligus hati
Bekerja sebagai kennel master memang terdengar menyenangkan bagi pencinta hewan. Setiap hari, Cruz bisa bertemu anjing dan kucing dari berbagai negara, mengenali karakter mereka, hingga menemani perjalanan melintasi samudra.
Namun, pekerjaan ini juga membutuhkan tanggung jawab besar. Cruz harus memahami kebutuhan setiap hewan, menjaga pola makan, mengawasi interaksi antaranjing, serta memastikan mereka merasa aman selama berada jauh dari rumah.
Ia mengaku bagian paling menyenangkan adalah bertemu anjing-anjing baru pada hari pertama. Baginya, setiap hewan yang datang seperti menambah anggota keluarga.
Sebaliknya, berpisah setelah tujuh hari bersama menjadi bagian paling menyedihkan dari pekerjaannya. Seperti yang dikatakan Cruz, pekerjaan ini tidak cukup hanya mengandalkan pengetahuan.
"Kamu membutuhkan pengetahuan, tetapi kamu juga membutuhkan hati," tutupnya.