Cerita Snorkeling Mencekam Turis AS, Dihantam dan Digigit Hiu 2 Meter

CNN Indonesia
Selasa, 03 Nov 2026 08:15 WIB
Cerita Snorkeling Mencekam Turis AS, Dihantam dan Digigit Hiu 2 Meter
Ilustrasi serangan hiu. (Istockphoto/Peter_Nile)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang turis asal Amerika Serikat (AS) membagikan pengalaman menegangkan saat digigit hiu ketika mengikuti kegiatan snorkeling di Bahama.

Pria bernama John Schweizer itu mengalami luka di bagian kaki dan tangan setelah seekor hiu menyerangnya saat berada di dalam air.

Melansir Travel and Leisure, Schweizer merupakan pria berusia 69 tahun asal Niantic, Connecticut, AS. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/7) di perairan sekitar Bimini, Bahama,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat kejadian tersebut, Schweizer sedang berlibur bersama istri dan kedua anaknya untuk merayakan ulang tahun pernikahan ke-40. Ia mengikuti wisata snorkeling berpemandu yang memungkinkan peserta berenang bersama hiu karang Karibia.

Sebelum kegiatan dimulai, pemandu disebut telah menginformasikan peserta bahwa hiu-hiu tersebut biasanya akan berenang menjauh ketika orang masuk ke air.

Namun, situasi berubah tidak lama setelah Schweizer masuk ke laut. Putranya yang berada di atas kapal melihat bayangan besar di dalam air, yang diperkirakan merupakan hiu sepanjang 5-7 kaki atau sekitar 1,5-2,1 meter.

Schweizer kemudian merasakan benturan keras dan menyadari bahwa dirinya telah digigit hiu. Ia menggambarkan serangan tersebut seperti terkena hantaman anjing berukuran besar.

Istrinya sempat mengira Schweizer hanya bercanda, tetapi segera menyadari situasi sebenarnya setelah melihat luka dan darah yang keluar dari tubuhnya.

Keluarga dan awak kapal segera membawanya kembali ke kapal. Mereka menggunakan sejumlah handuk dan torniket (alat medis untuk mengontrol aliran darah) untuk menahan pendarahan sebelum Schweizer dibawa ke kapal pesiar tempatnya menginap.

Di kapal itu, seorang dokter unit gawat darurat menghabiskan sekitar tiga jam untuk membersihkan dan menjahit lukanya. Schweizer mendapat 26 jahitan di bagian kaki dan empat jahitan di tangan. Setelah itu, ia dibawa ke rumah sakit di Miami untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Kondisinya berangsur membaik sehingga ia dapat kembali ke rumahnya di Connecticut sehari kemudian. Setibanya di rumah, para tetangganya menyambut Schweizer dengan mengenakan kostum hiu untuk menghiburnya.

Meski dikenal sebagai pemancing yang terbiasa melihat hiu, Schweizer mengaku tidak ingin lagi berenang bersama hewan buas tersebut setelah kejadian itu.

Sementara itu, menurut data International Shark Attack File dari Florida Museum of Natural History, serangan hiu karang Karibia terhadap manusia tergolong sangat jarang.

Tercatat hanya empat serangan tanpa provokasi oleh spesies tersebut sejak 1580 dan tidak ada yang berujung fatal.

(dsd/wiw)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA