Pada laga perdana babak grup, Swedia dikejutkan dengan permainan negatif Republik Irlandia. Meski lebih diunggulkan, namun Swedia ditahan imbang 1-1.
Swedia kesulitan menembus taktik parkir bus yang dipilih Irlandia. Bahkan, tim asuhan Marc Wilmots itu tertinggal lebih dulu lewat gol Wes Hoolahan. Sementara gol balasan Swedia didapat dari bunuh diri pemain Iralndia Ciaran Clark.
Kendati demikian, pelatih Belgia Marc Wilmots tetap meyakini Ibra masih pantas menyandang sebagai penyerang terbaik di Piala Eropa kali ini.
Bahkan Wilmots pun menegaskan pemain berjulukan Ibrakadabra itu wajib diwaspadai karena mampu menebar ancaman serius terhadap barisan pertahanan Belgia.
"Dia bisa mencetak gol dari bola defleksi (pantulan yang bisa mengubah arah), tendangan bebas, dan dari situasi manapun. Saya sangat menghormati Zlatan," ungkap Wilmots.
Pelatih berusia 47 tahun itu juga menjelaskan Swedia tidak kalah kualitas dari dua kontestan di Grup E, yakni Irlandia dan Italia.
"Swedia bermain imbang melawan Islandia, di mana kedua tim mampu tampil dominan di masing-masing babak," ujar Wilmots.
"Sementara Italia hanya bisa mencetak gol menjelang pertandingan usai. Itu menandakan pertahanan Swedia sangat solid."
Belgia yang sebelumnya menang telak 3-0 dari Irlandia bakal mendapat perlawan berat Swedia. Duel penentu tersebut bakal dihelat di Allianz Riviera, Nice, Perancis, Kamis (23/6) dini hari WIB. (jun)