Rataan Gol Piala Eropa Terendah dalam Dua Dekade

Vetriciawizach
Selasa, 12/07/2016 08:26 WIB
Piala Eropa 2016 memiliki rataan gol 2,12 per pertandingan dan menjadi yang terendah sejak 1996 silam. (REUTERS/Jason Cairnduff)

Jakarta, CNN Indonesia -- Piala Eropa 2016 ditutup dengan kesukesan Portugal menjadi juara untuk kali pertama dalam sejarah dan juga satu rekam jejak buruk dalam hal memberikan kepuasan bagi para penonton: rataan gol terendah sejak Piala Eropa 1996.

Sebagaimana dicatatkan La Gazzetta dello Sport, Piala Eropa kali memiliki catatan 2,12 gol per pertandingan. Uniknya, angka ini didapatkan dengan dua kecenderungan, yaitu minim gol di fase grup dan banjir gol di fase gugur.

Di fase grup terdapat 69 gol yang tercipta sehingga rataanya adalah 1,92 per laga. Ini adalah rataan terendah sejak Piala Eropa 1992 yang memiliki rataan 1,75 gol per pertandingan. Bahkan total 69 gol itu adalah yang terendah ketiga sepanjang sejarah kompetisi.

Angka ini memang meningkat di fase gugur dengan adanya rataan 2,6 gol per pertandingan -- yang tertinggi kelima sejak Piala Eropa 1980. Tapi angka-angka itu jika digabungkan menjadi tanda bahwa Piala Eropa kali ini memang minim gol.

Kesebelasan yang berupaya untuk menentang tren itu adalah Perancis. Mereka memiliki rataan 1,86 gol per pertandingan (total 13 gol) dan menjadi tim dengan rataan gol tertinggi di Piala Eropa.

Belgia menguntit Perancis di peringkat dua dengan rataan 1,8 gol per laga sementara Wales di tempat ketiga dengan 1,67 kali membobol lawan per pertandingan.

Sementara itu, Portugal yang keluar menjadi pemenang memiliki catatan 1,29 gol per laga dan mencetak total sembilan gol dalam tujuh pertandingan. Namun mereka mengoleksi dua angka paling penting di turnamen ini, yatu membawa satu tropi Henry Dalaunay pulang ke kampung halaman, dan menjadi negara kesepuluh di Eropa yang berhasil memenangi turnamen empat tahunan itu. (vws)

ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL LAINNYA
0 Komentar