XXI SHORT FILM FESTIVAL
Sineas Mancanegara Ramaikan Festival Film Pendek Indonesia
CNN Indonesia
Kamis, 18 Des 2014 18:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
"Tahun ini selain mengundang film-maker profesional dari Indonesia, kami juga akan mengundang film-maker dari luar negeri untuk sesi Master Class," ucap Catherine dalam konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (18/12). Master class merupakan salah satu program di XXI Short Film Festival untuk berbagi dan diskusi mengenai pembuatan film.
(Baca juga: Film Pendek Menyerbu Bioskop Indonesia Lagi)
"Paling tidak ada tiga film-maker dari luar negeri. Entah akademi atau praktisi. Salah satunya dari NYU Singapura," ujar Catherine. New York University Tisch School of the Arts Asia merupakan sebuah pendidikan tinggi seni di Singapura.
Selain Master Class oleh film-maker dari luar negeri, dalam XXI Short Film 2015 juga akan ada program eksklusif peluncuran teaser resmi film animasi panjang Indonesia berjudul Battle of Surabaya.
"Film itu merupakan film animasi buatan negeri sendiri, dari Yogyakarta," kata Nauval Yazid, Program Director XXI Short Film Festival.
Film internasional yang akan ditayangkan juga menjadi lebih banyak. "Ada empat film pendek internasional. Tahun lalu, cuma dua. Di antaranya ada Variety, Riff on Tour, dan NYU," tambah Nauval.
Ada pun program lainnya, yaitu Program Focus On yang menghadirkan Riri Riza. Itu merupakan program retrospektif sutradara dengan karya film-film pendeknya.
Ada pula Program Short on Spotlight yang akan menghadirkan film pendek Maryam karya Sidi Saleh, yang telah dinobatkan menjadi Film Pendek Terbaik di Festival Film Venice ke-71 tahun 2014.
Ada yang sedikit berbeda dari penyelenggaraan XXI Short Film Festival tahun ini. Festival Director XXI Short Film Festival Catherine Keng mengatakan, para pembuat film pendek bakal bertemu sineas profesional mancanegara.
"Tahun ini selain mengundang film-maker profesional dari Indonesia, kami juga akan mengundang film-maker dari luar negeri untuk sesi Master Class," ucap Catherine dalam konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (18/12). Master class merupakan salah satu program di XXI Short Film Festival untuk berbagi dan diskusi mengenai pembuatan film.
(Baca juga: Film Pendek Menyerbu Bioskop Indonesia Lagi)
"Paling tidak ada tiga film-maker dari luar negeri. Entah akademi atau praktisi. Salah satunya dari NYU Singapura," ujar Catherine. New York University Tisch School of the Arts Asia merupakan sebuah pendidikan tinggi seni di Singapura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Film itu merupakan film animasi buatan negeri sendiri, dari Yogyakarta," kata Nauval Yazid, Program Director XXI Short Film Festival.
Ada pun program lainnya, yaitu Program Focus On yang menghadirkan Riri Riza. Itu merupakan program retrospektif sutradara dengan karya film-film pendeknya.
Ada pula Program Short on Spotlight yang akan menghadirkan film pendek Maryam karya Sidi Saleh, yang telah dinobatkan menjadi Film Pendek Terbaik di Festival Film Venice ke-71 tahun 2014.