Menurut situs Film Indonesia, terdapat empat film Indonesia yang baru dirilis tahun ini. Di Balik 98 unggul dengan jumlah penonton 172.242 sampai pekan ini. Di bawahnya, ada film terbaru Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca, Hijab.
Selisih Di Balik 98 dan Hijab sangat jauh. Perolehan Di Balik 98 bahkan melebihi empat kali lipat penonton Hijab. Film Hanung yang berkisah soal intrik kehidupan keluarga dan dilema para istri itu ditonton 42.172 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti judulnya, Di Balik 98 mengisahkan potret humanis orang-orang di tengah pemberontakan reformasi mahasiswa pada Mei 1998. Ada Diana (Chelsea Islan), mahasiswi Hukum yang idealis dan kritis terhadap Presiden Soeharto dan kroninya, tapi kakaknya justru bekerja di lingkaran dalam pemerintah.
Diana pun mengalami dilema. Haruskah ia bersikeras memperjuangkan reformasi, sementara keluarganya terancam hancur karena itu?
Sementara Daniel (Boy William), keturunan Tionghoa yang justru terenggut kedamaiannya setelah reformasi meledak. Ia jadi ditindas, hartanya dijarah, dan terpaksa terpisah dari keluarganya. Ia terjebak dari dua pilihan, mencari keluarganya atau meneruskan reformasi.
Pada akhirnya, masing-masing sosok itu berjuang atas nama reformasi dengan caranya sendiri.
Film itu merupakan debut Lukman sebagai sutradara. Ia disebut-sebut sukses menghadirkan humanisme mengharukan yang selama ini tak dipandang orang, di balik salah satu tonggak sejarah Indonesia. Film itu banyak dipuji.
Beberapa aktivis 98 tak mau ketinggalan menonton, termasuk penulis Anak-anak Revolusi, Budiman Sudjatmiko. Di Twitter, ia mengunggah ulang foto dirinya bersama Hanif Dhakiri, Banyu Biru, dan Lukman Sardi sebagai komunitas Banteng Muda yang mengaku bangga film Indonesia, saat menonton bersama Di Balik 98.
(rsa/utw)