Selain logat Betawi, pria kelahiran tahun 1965 ini terkenal dengan perkataan nyelenehnya yang terkadang diutarakan dengan nada menarik urat. Karena Mandra, kini banyak tayangan yang menyisipkan sosok pemuda Betawi humoris, meski terkadang konsep tersebut terasa dipaksakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi kini Mandra sedang tidak bisa melucu karena ia tersandung kasus yang sama sekali tidak lucu: korupsi pengadaan program siap siar di TVRI.
1. Mencintai Munaroh
Dalam sinetron 'Si Doel' karakter Mandra diceritakan sangat jatuh cinta oleh Munaroh. Namun hubungannya dengan Munaroh selalu menemui hambatan, mulai dari waktu hingga uang.
Salah satu usaha yang Mandra lakukan ialah merayu Doel untuk meminjamkan motornya demi menjemput si gadis pujaan. Kalau Mandra sedang bahagia, ia juga sering menyanyikan nama Munaroh.
2. Mentertawakan Atun yang terjepit tanjidor
Dalam sinetron 'Si Doel', Mandra adalah adik Mak Nyak, ibunda Doel. Jadi Mandra adalah paman Doel dan adiknya, Atun.
Di salah satu episode, badan Atun terjepit alat musik tanjidor sehingga untuk mengeluarkan badannya dari tanjidor, Atun harus dibantu oleh seorang tukang pijat tunanetra.
Mak Nyak lantas menyuruh Mandra untuk membeli minyak pijat. Namun Mandra dengan usilnya berkata "Wah, si Atun kalo pake minyak urut kagak mempan, Mpok! Kudu pake minyak tanah!" Atun pun langsung cemberut dibuatnya.
3. Mandra dan opelet
Selain membuka warung, keluarga Doel diceritakan memiliki sebuah usaha angkutan umum yaitu opelet. Mobil berwarna biru hitam ini kerap disopiri Mandra. Meski kadang mogok di jalan, Mandra sangat bangga dapat menyetir opelet ini.
Salah satu kalimat terkenal yang sering ia teriakkan ialah nama sebuah daerah di Cinere yang merupakan trayek opeletnya, "Gandul! Gandul! Gandul!"
4. Bertengkar dengan Mas Karyo
Mas Karyo merupakan tetangga yang mengontrak di sebelah rumah Doel. Atun yang selalu menunggui warung ibunya lalu jatuh cinta dengan Mas Karyo, yang juga selalu punya seribu alasan untuk berutang di warung itu.
Jika Mandra ialah pemuda asli Betawi yang suka ceplas-ceplos, Mas Karyo ialah pemuda asal Jawa Tengah yang santun dan ramah.
Terkadang Mas Karyo kesal dengan sikap Mandra yang seenaknya. Sebaliknya, Mandra kesal dengan Mas Karyo yang bisa mengambil hati Mak Nyak, Doel, bahkan Atun yang akhirnya ia nikahi. (ard)