Keputusan tersebut dibuat setelah Sirkus Ringling mendapat banyak kritik dari aktivis pecinta hewan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini gajah menjadi simbol Sirkus Ringling. Keberadaan mereka pun telah lebih dari setengah abad.
"Keputusan ini tidak mudah. Tapi konservasi hewan adalah fokus kami saat ini," kata Kenneth Feld, pemimpin Feld Entertainment dalam pernyataannya yang dikutip dari Reuters pada Kamis (5/3).
Meski gajah akan dipensiunkan, namun Sirkus Ringling akan tetap menampilkan harimau, singa, kuda, anjing dan unta.
Sebelumnya, Sirkus Ringling telah banyak diprotes oleh aktivis pecinta hewan. Mereka dituduh melakukan kekejaman terhadap gajah-gajah penampil.
Para aktivis kadang melakukan unjuk rasa di luar lokasi sirkus saat penampilan sedang berlangsung.
Feld mengakui kalau pemindahan gajah ke lahan konservasi akan butuh waktu, oleh karena itu mereka tidak bisa terburu-buru.
Menanggapi pernyataan Feld, pemimpin People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), Ingrid Newkirk, mengatakan kalau para gajah seharusnya tidak perlu menunggu hingga tiga tahun untuk pensiun.
"Jika keputusan itu memang serius, gajah-gajah itu harus pensiun sekarang juga," kata Newkirk melalui pernyataan resmi.
Demi mendesak keputusan Feld, PETA dan Long Island Orchestrating for Nature akan terus melakukan unjuk rasa di lokasi pertunjukkan Sirkus Ringling di New York.
(ard/ard)