Saat ditemui CNN Indonesia di balik panggung Java Jazz Festival, sebelum berkonser bersama Incognito (7/3), Chaka tak keberatan bila disebut penyanyi one hit wonder yang hanya melambung namanya lewat segelintir lagu.
“Membuat lagu itu seperti melempar koin. Kita tak pernah tahu apakah orang suka atau tidak, jadi hits atau tidak,” katanya peraih sepuluh Grammy Awards. “Yang jelas, apa yang saya lakukan bukanlah hal mudah. Semuanya dilakukan dengan kerja keras.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Empat bulan belakangan ini, saya sudah merekam beberapa lagu. Nantinya bakal ada single baru yang akan saya rilis,” katanya. “Tapi untuk saat sekarang, saya masih menggarap proyek lain bersama manajemen, juga proyek Joni Mitchell.”
Setelah mengembara dari band satu ke band yang lain di Chicago, Chaka meyakini jalan hidupnya sebagai penyanyi. “Akhirnya saya ‘nyangkut’ di ranah musik, dan begitulah seterusnya,” kata Chaka sembari mengembang senyum lebar.
Tak hanya piawai menyanyi, Chaka juga jago menulis lagu “tentang kehidupan dan perasaan, dari cinta, benci, bahagia, marah.” Diakui, inspirasinya dari kehidupan sehari-hari, dan sering kali dari tempat yang tak terduga, termasuk mimpi.
(vga/utw)