Namun, ada yang membedakan Fifty Shades of Grey di Amerika Serikat atau Inggris, dengan di Vietnam. Mengutip Digital Spy, lembaga sensor Vietnam mengenyahkan seluruh adegan seks dalam percintaan erotis antara pengusaha muda kaya dengan mahasiswa tingkat akhir Sastra itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu adegan yang dipotong, adalah saat Anastasia Steele yang diperankan Dakota Johnson meminta Christian Grey yang dimainkan Jamie Dornan untuk mencontohkan bagaimana hukuman yang akan diterima bila ia melanggar kontrak.
Keputusan Vietnam menayangkan Fifty Shades of Grey beserta pemotongan itu mengundang kritik dari para penonton. Salah satunya, Xuan Thao berkata pada The Independent, "Ini sangat konyol. Versi ini diberi rating 16+, tapi sebenarnya tidak butuh pembatasan usia. Anak 5 tahun pun bisa melihat ini," katanya.
Thao merasa pemotongan film terlalu ekstrem, padahal rating film itu sendiri sebenarnya sudah bisa membatasi penonton. "Bahkan trailer-nya jauh lebih seksi dari ini. Seharusnya mereka larang saja sekalian."
Kritikus film di Vietnam, Cat Khue menjelaskan bahwa hukum negara itu melarang beberapa konten. "Seperti gambar, suara, dialog, maupun skenario yang cabul, merusak moral, sumbang, kontras terhadap budaya nasional dan tradisi."
Fifty Shades of Grey diprotes di mana-mana, termasuk di London. (REUTERS/Neil Hall) |
Selain di beberapa negara Asia Tenggara, Fifty Shades of Grey juga dilarang di India, Kenya, Uni Emirat Arab, Papua Nugini, dan Rusia. Di Inggris dan Amerika Serikat, film itu mendapat rating R (Restricted), tapi di Perancis Fifty Shades of Grey mendapat sertifikat 12 tahun.
(rsa)
Fifty Shades of Grey diprotes di mana-mana, termasuk di London. (REUTERS/Neil Hall)