Penggemarnya bukan hanya orang berada. Masyarakat kelas menengah ke bawah pun bisa dengan bangga memamerkan batu cincin berbeda-beda setiap harinya. Kini, fenomena batu akik rupanya juga mulai merambah dunia perbukuan.
Menurut pengamatan CNN Indonesia di toko buku belakangan ini, mulai banyak informasi tentang batu akik yang berjejalan di rak mereka. Ada yang menginformasikan betapa batu akik begitu memesona, ada pula yang memberikan dengan detail pedoman meraup rupiah dari bebatuan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa bulan setelahnya, Oktober 2014, AF Chandra menerbitkan buku berjudul penuh iming-iming, Pesona Batu Mulia: Meraup Untung Selangit. Setelah itu, ada Buku Pintar Batu Mulia tulisan Om Farid Mulia yang diterbitkan pada November 2014.
Dua buku diterbitkan hampir bersamaan, 23 Februari dan 25 Februari 2015. Pengarangnya tentu berbeda. Buku pertama berjudul Rahasia Kaya Raya dari Bisnis Batu Mulia, ditulis oleh Ahmad Albab. Sedangkan yang kedua, berjudul Kemilau Batu Mulia untuk Pemula & Orang Awam. Buku Ahmad Suratie itu memberi bonus poster.
Selanjutnya pada Maret, terdapat tiga buku tentang batu akik yang diterbitkan.
Pertama berjudul Panduan Lengkap A-Z Batu Mulia: Buku Wajib Kolektor & Pebisnis Batu Mulia, yang ditulis Ferdianto Bayu. Ada pula Kilau Bisnis Batu Mulia Pasar Luas, Untung Tiada Batas karya Joko Susabda. Buku ketiga adalah Batu Mulia yang Istimewa (Ali S Riyadi).
Buku terakhir yang baru akan terbit 2 April mendatang, berjudul A to Z Pesona Batu Mulia yang ditulis Ajeng Wind dan Ayub.
Yang unik, buku-buku itu kebanyakan menawarkan hal yang sama: hidup kaya raya dari batu mulia.
(rsa/vga)