Dalam kolom yang diasuhnya di Daily Telegraph, Pippa menulis pernah mencoba makan daging asap paus carpaccio. Ini adalah makanan yang dibuat dari daging paus yang diasap tapi tidak sepenuhnya dimatangkan. Pippa menjajal makanan ini dalam salah satu perjalanannya ke Norwegia.
“Rasanya mirip ikan salmon asap tapi bentuknya lebih mirip venison carpaccio,”demikian Pippa menuliskan pengalamannya. Pengalaman kuliner ini dianggap PETA sebagai bentuk selera yang rendah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tidakkah Pippa berpikir atau membaca? Selanjutnya apa, steak panda atau canape gajah?” kata Allen. “Paus-paus ini biasanya diburu dengan tombak besar dan dibiarkan mati berdarah-darah sebelum diambil dagingnya.”
Belum ada jawaban baik dari Telegraph maupun dari Pippa sendiri.
Menurut WDC, lembaga yang mencari jejak dan kematian sejumlah paus di dunia situasi Pippa ini sangat ironis. Karena menurut VanessaWilliams-Grey dari WDC aksi Pippa ini sangat bertentangan dengan aktivitas Pangeran William di berbagai kegiatan antiperburuan paus.
“Ini sungguh berita yang sangat mengecewakan, terutama karena Pippa sangat dikenal sementara William malah jadi aktivis lingkungan,” kata William-Grey.
(utw/utw)