Demikian sepenggal isi Bandung Message yang disampaikan secara tertulis oleh sekitar 90-an seniman dan pesohor Indonesia kepada para Kepala Negara peserta Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) yang saat ini digelar di Jakarta dan Bandung.
Seniman dan pesohor yang menandatangani Bandung Message itu, antara lain Slank, GIGI, Widyawati, Glenn Fredly, Meriam Belina, Sandhy Sandoro, Joko Anwar, Nicky Astria, Lukman Sardi, Marcell Siahaan, Didi Petet, Atiqah Hasiholan, dan Chicco Jericho.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, mereka berharap para pemimpin Asia Afrika tak sekadar “membahas permasalahan narkoba,” melainkan “segera diikuti dengan aksi-aksi konkrit pemberantasan narkoba,” karena “penyalahgunaan narkoba telah menjadi ancaman global.”
Sekalipun seruan para seniman dan pesohor Indonesia seolah diabaikan para pemimpin negara peserta KAA, Abdee tak gentar. Ia bersama kawan-kawan kalangan musisi dan artis terus berinisiatif menggalang kekuatan melawan narkoba.
Tak hanya mengirimkan Bandung Message. Pada Minggu (19/4) kemarin, Slank bersama sejumlah musisi, seperti Sandhy Sandoro, Ari Lasso, juga meggelar Konser Drugs Free Asia-Afrika di Taman Monas sekaligus menggaungkan yel “Be Smart, Don’t Start!”
“Perang melawan narkoba ini memerlukan banyak energi dan waktu yang panjang. Harus dilakukan terus menerus dan bersama-sama,” kata Abdee. “Kami terus melakukan apa saja yang diperlukan sesuai kemampuan kami demi generasi yang lebih baik dan bebas narkoba.”
(vga/vga)