Ia menjadi salah satu dari tujuh perempuan pilihan situs pembawa perubahan, Change. Ia dianggap sebagai "agen perubahan" untuk kesejahteraan binatang. Davina mendukung petisi untuk Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.
Itu diumumkan oleh Change melalui siaran pers yang diterima CNN Indonesia, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jakarta Animal Aid Network dan Animal Friends Jogja telah melakukan riset terkait itu. Di Yogyakarta, sekitar 360 ekor anjing dibunuh setiap minggu. Di Sumatera, jumlahnya naik lima kali lipat. Jakarta membunuh 720 ekor anjing per minggu untuk dimakan.
Yang lebih ironis lagi, peredaran anjing-anjing di Indonesia kebanyakan ilegal. Bahkan mereka didatangkan tanpa latar belakang yang jelas, dan dari wilayah yang belum bebas rabies seperti Pangandaran, Jawa Barat.
Davina yang menjadi CEO Garda Satwa Indonesia turut mendukung dan mengampanyekan "Dogs Are Not Food". Petisi yang didukungnya pun mulai banyak dukungan. Hingga Selasa (21/4), dilihat dari situs resmi Change, petisi itu sudah ditandatangani lebih dari 85 ribu orang.
Davina sendiri telah mengucapkan selamat Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, melalui akun Instagram-nya. "Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan di Indonesia. Jadilah dian yang tak pernah padam, selalu bersinar dengan kecerdasan yang kamu miliki. Selamat Hari Kartini," tulisnya.
Ia yang juga suporter kehormatan untuk WWF merayakan Hari Kartini dengan berkampanye soal lingkungan di Kalimantan. Davina mengunggah foto dirinya mengenakan kebaya encim dengan pin WWF tersemat di dada kiri. Davina juga memamerkan foto dirinya bersiap ke Danau Sentarum, sembari mengenakan topi WWF.
(rsa/vga)