Tergoda Jadi Penulis Erotika lewat Aplikasi Ponsel Pintar

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Selasa, 21/04/2015 19:23 WIB
Tergoda Jadi Penulis Erotika lewat Aplikasi Ponsel Pintar Kink, salah satu aplikasi penulisan di ponsel pintar yang khusus cerita erotika. (Dok. Apps Store)
Jakarta, CNN Indonesia -- E.L. James tidak berharap lebih saat menuliskan lanjutan kisah Isabella Swan dan Edward Cullen versinya dalam fan fiction Twilight. Tetapi penggemar ternyata menyukai cerita yang diterbitkan online itu.

Tulisan James akhirnya menjadi kisah sendiri yang utuh. Bintangnya bukan lagi bernama Bella dan Edward, yang seperti menumpang ketenaran Stephenie Meyer. Tokoh dalam tulisan James akhirnya menemukan jalan ketenarannya sendiri.

Mereka adalah Anastasia Steele dan Christian Grey. Percintaan erotis mereka dibungkus dalam Fifty Shades of Grey. Belakangan, buku yang terjual lebih dari 100 juta kopi di seluruh dunia itu difilmkan oleh Sam Taylor-Johnson.


Kesuksesan James menginspirasi penulis-penulis lain. Fan fiction pun meledak. Bahkan ada aplikasi pendukungnya. Tapi aplikasi yang satu ini sepertinya khusus menuliskan cerita dewasa seperti Fifty Shades of Grey. Namanya saja Kink. Ia menyuburkan genre romansa dewasa.

Aplikasi Kink memungkinkan beberapa orang bergabung menuliskan kisah mereka, melalui ponsel pintar. Seorang penulis diperbolehkan memilih nama pena, kemudian mengajak penulis lain berkolaborasi menulis sebuah cerita utuh.

Mereka akan bergantian menulis paragraf baru yang terdiri sampai 280 karakter. Setelah selesai, paragraf berganti pada penulis lain. Bisa ada empat penulis untuk cerita mikro, delapan penulis untuk cerita standar, dan 16 penulis untuk sebuah cerita panjang atau epik.

Tapi jika tidak ingin berkolaborasi, pengguna juga bisa menjadi penulis sendirian atau solo.

Seperti diberitakan The Guardian, pengguna aplikasi itu juga bisa mempromosikan ceritanya dan saling berinteraksi. Bahkan, seorang penulis bisa menggoda penulis lain seperti yang biasa terjadi dalam aplikasi kencan.

Yang dibangun dalam aplikasi itu bukan hanya tulisan. Pengguna juga bisa menyisipkan gambar, tetapi harus meningkatkan versi aplikasi mereka dengan biaya 2,29 poundsterling atau hampir setara Rp 45 ribu.

Menurut The Guardian, Kink masih kalah jauh dibanding aplikasi-aplikasi menulis yang menjadi pendahulunya. Ada Wattpad yang tidak fokus hanya pada erotika. Sudah ada 35 juta pengunduh aplikasi itu, dengan 70 juta cerita terdeteksi sejak awal muncul, September 2014.

Namun Kink bisa mendorong seseorang benar jadi penulis erotika sukses. Sesuai syarat dan ketentuan, mereka tidak memiliki hak cipta. Tapi hanya Kink yang berhal menjual karya penulis, dengan pembagian royalti 20 persen.

(rsa/vga)


ARTIKEL TERKAIT