Apalagi Sabtu (9/5) kemarin polisi baru menangkap seorang berinisial AA terkait kasus prostitusi papan atas. AA disebut-sebut berprofesi sebagai artis. Namanya dikaitkan dengan Amel Alvi, model dewasa dan DJ musik, meski yang bersangkutan membantah.
Anwar Fuady, mantan ketua Persatuan Artis Sinetron Indonesia menilai kedekatan artis dengan pengusaha atau pejabat sah-sah saja. "Kalau untuk jadi istri sih enggak apa-apa. Apalagi kalau masih bujangan," katanya saat dihubungi CNN Indonesia pada Senin (11/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu dulu zaman Orde Baru, masih ada Menteri Penerangan. Sekarang suka-suka, enggak harus jadi anggota keartisan," tuturnya membandingkan. Kata Anwar, pihaknya tidak bisa menertibkan orang-orang yang ingin jadi artis.
Sebab, sekarang sudah terlalu banyak. Setiap hari rasanya ada pemain baru. Anwar tak bisa menghafal wajah dan nama mereka satu per satu.
"Banyak banget pemain sinetron. Tapi yang disebut artis itu ya harus pernah jadi pemeran utama, wajahnya familiar," kata Anwar menyebutkan "syarat-syarat" artis menurutnya.
Artis yang sudah ternama, lanjutnya, tak mungkin menjual diri. Sebab secara gaji saja, mereka sudah punya cukup uang untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun keluarga. Ketenaran mereka juga justru menjadi bumerang.
(rsa/vga)