Manajer Akui Dunia Artis Rentan Diincar Pria Hidung Belang

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 11/05/2015 15:16 WIB
Manajer Akui Dunia Artis Rentan Diincar Pria Hidung Belang Ilustrasi betapa bernilainya tubuh selebriti. (REUTERS/Regis Duvignau)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tertangkapnya AA, perempuan muda yang disebut-sebut sebagai artis, atas kasus prostitusi Sabtu (9/5) lalu seakan membuka borok dunia hiburan. Langsung muncul anggapan bahwa artis dekat dengan prostitusi. Manajer sebagai pengatur, bisa merangkap mucikari.

Simpulan ke-dua langsung dibantah Alva Rava, salah satu manajer artis di Indonesia. "Banyak manajer yang keberatan. Karena dunia bisnis yang seperti itu sebagian besar biasanya di luar urusan manajer," ujarnya saat dihubungi CNN Indonesia melalui telepon, Senin (11/5).

Ia melanjutkan dengan tegas, "Mungkin ada yang amatiran. Tapi kita profesional, enggak mau."


Namun Alva tak mampu memungkiri, prostitusi memang bisnis yang "hangat" di dunia keartisan. Ia sendiri sangat sering didatangi klien yang ingin menyewa artisnya "plus plus". "Dia bilang, 'Bisa enggak untuk begini atau begitu'. Jujur saja saya enggak mau. Kalau mau silakan hubungi sendiri artisnya," ucapnya.

Jika sudah begitu, ia tak mau ikut campur. Risiko apa pun ia takkan ikut menanggung. Sebab, baginya itu masalah pribadi, di luar soal profesi kliennya sebagai artis.

Kebanyakan peminta jasa "plus plus" artis adalah oknum pengusaha maupun pejabat. "Yang sudah biasa begitu, main tawar saja. Bisa enggak, harganya berapa? Sering banget, apalagi artis saya kebanyakan cewek," katanya. Alva pernah menangani Nikita Mirzani, dan sekarang ada di balik Trio Macan.

Oknum itu, lanjutnya menjelaskan, bisa meminta jasa "plus plus" di awal transaksi profesional, maupun di akhir. Bisa juga, ujar Alva, mendatangi artis yang bersangkutan usai kontrak. "Bisa habis nyanyi pas lagi di luar kota. Ada yang minta pas lagi di Jakarta, atau langsung samperin habis main," tuturnya.

Berapa harga yang ditawarkan? Benarkah mencapai Rp 80 juta seperti tarif AA? "Sampai Rp 150 juta juga pernah," kata Alva.

Sejauh ini, Alva mengaku tetap terbuka bagaimana pun karakter kliennya. "Kalau ngomong event, saya tanggapi. Tapi kalau sudah belok ke situ, saya mentahkan," katanya tegas.

Ia mengaku bakal tahu jika sang klien akhirnya menghubungi artisnya dan menjalin kesepakatan "plus plus". Namun, Alva menutup mata. Tahu sama tahu, istilahnya. "Biasanya artis yang seperti itu punya 'germo'-nya sendiri. Tapi bukan berarti artis saya begitu," ujarnya.

(rsa/vga)