Sebuah berkas tuntutan diajukan ke pengadilan, pada Kamis (11/6) lalu. Diberitakan Huffington Post, dalam berkas itu disebutkan, seseorang bernama Richard Taylor bekerja sama mengambil dan menyembunyikan mobil Walker dari fasilitas penyimpanan di Valencia, Caliornia.
Pencurian itu terjadi tak sampai satu hari setelah sang aktor meninggal, pada November 2013 lalu. Salah satu mobil yang dicuri adalah si mewah Porsche GT3 RS keluaran 2011.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Taylor tidak menjawab. Ia justru menggunakan kesempatan itu untuk memeras.
Taylor merupakan pihak yang membantu Walker mengurus koleksi mobilnya. Namun saat ia memberikan daftar kendaraan yang dimiliki Walker, menurut berkas gugatan, ia sengaja menghilangkan beberapa di antaranya.
"Salah satu masalahnya adalah pertanyaan tentang dokumentasi pencatatan," ujar Christopher Heck, pengacara utama untuk pihak Walker, kepada Huffington Post. "Taylor dan orang-orang yang bekerja bersamanya menangani pencatatan dari banyak kasus dan dokumentasi rekamannya tak cukup," kata Heck melanjutkan.
Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Heck pribadi mengaku, punya firasat ada keterlibatan orang lain.
Pihak Walker menuntut Taylor mengembalikan mobil-mobil yang disembunyikan, atau paling tidak membayar sesuai nilainya. Namun ada praduga ia sudah menjual beberapa mobil itu.
Diketahui, Walker meninggal dalam kecelakaan mobil, pada 30 November 2013, bersama rekan bisnisnya, Roger Rodas. Pihak Walker sudah menuntut Rodas mengembalikan mobil yang diyakini seharusnya milik bintang Furious 7.
(rsa/rsa)