Ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, Dian berkata saat kecil dulu ia harus dipancing uang oleh sang ayah, sehingga mau berpuasa. Cara itu cukup efektif.
"Dahulu waktu SD hingga SMP, kalau saya puasa penuh dapat uang Rp 5 ribu dari ayah. Kalau setengah hari, dapatnya Rp 2.500," kata Dian. Bukan hanya dirinya, cara yang sama juga digunakan sang ayah memancing saudara-saudaranya agar menjalankan puasa secara baik dan penuh selama 30 hari di bulan Ramadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk bocah SD ataupun SMP di masa 1997-an, uang sebesar tersebut cukuplah besar. Apa yang dilakukan Dian dengan uang itu?
Dian tidak menjelaskan lebih lanjut benda apa yang pernah ia beli dari hasil mengumpulkan uang saat puasa. Yang jelas, kenangan itu masih membekas hingga kini. Sampai sekarang, Dian jadi ingat momen Ramadan adalah saatnya berkumpul keluarga.
Momen yang paling disukai dari Dian adalah ketika berbuka. Menurutnya, momen itu saatnya ia berkumpul, mengobrol, dan memperbarui diri lagi bersama keluarga tercinta.
"Selama ini kan mungkin saya sibuk dengan duniawi. Jadi momen Ramadhan ini mesti diperbanyak ibadahnya juga," kata Dian bijak.
(rsa/rsa)