Patrizia d'Addario menyatakan hal tersebut dalam persidangan Gianpaolo Tarantini dan enam pengusaha lainnya di Bari, Italia, yang dituduh melakukan beberapa tindak kejahahatan, salah satunya ialah prostitusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan membuat film tentang kejadian yang telah saya alami. Anda telah menghancurkan hidup saya, sekarang Anda harus meminta maaf dan mengakui hubungan kita," kata Addario, seperti yang dilansir dari The Guardian pada Senin (13/7).
Salah satu tulisan Addario di bukunya yang bertajuk Take Your Pleasure, Prime Minister menceritakan tentang hubungan panasnya dengan Berlusconi. Setelah buku Addario diterbitkan, Berlusconi menyatakan kalau tidak mengenal Addario dan tidak pernah membayar seseorang pun untuk berhubungan seks.
Berlusconi juga menyatakan kalau dirinya tidak pernah berkomunikasi dan berpesta seks dengan Tarantini.
(ard/ard)