Namun, pada Senin (10/8) kemarin, akhirnya pengadilan Amerika Serikat mengetok palu, memutuskan bahwa lagu Loca bukan hasil sontekan.
Tak hanya itu, pengadilan menyebut sang penulis lagu asal Dominika telah berbohong. Tape kaset yang dijadikan dasar klaimnya ternyata palsu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada isu mendasar dalam pengadilan tentang pemalsuan ini,” kata Jaksa Wilayah Alvin Hellerstein di Manhattan yang membatalkan gugatan hak cipta atas Sony/ATV Latin dan Sony/ATV Discos.
Pada Agustus tahun lalu, Hellerstein menyebut bahwa lagu laris berbahaya Spanyol Shakira dan rapper El Cata asal Dominika itu disebut secara ilegal diambil dari potongan musik Ramon Arias Vasquez. Lagu Arias sendiri berjudul Loca con su Tiguere.
Senin kemarin, Hellerstein mengatakan Sony telah menyerahkan fakta yang kompeten dan substansial bahwa kaset yang disebut pihak Arias sebagai bukti adalah palsu, belum dibuat hingga tahun 1998 seperti yang diklaim penggugat. Sebagai hasilnya bukti gugatan Arias dianggap tidak kuat.
Sony sendiri menjabarkan bukti bahwa kaset rekaman yang dibawa Arias adalah palsu selama 11 jam di sidang sebelumnya. Dengan bukti itu, hakim menjelaskan kehilangan kepercayaan terhadap kesaksian Arias.
Lebih jauh ditemukan bahwa foto cover kaset Arias juga adalah seorang pria dewasa bernama Jhoan Gonzalez. Gonzalez lahir pada 1989, dan baru akan berusia sembilan tahun jika seperti klaim Arias rekaman tersebut dibuat tahun 1998.
Hellerstain juga mengatakan, bahwa lagu-lagu lain yang ada dalam tape itu ternyata adalah lagu dari sebuah band Dominika yang ditulis antara 2008 dan 2009. Hakim menyebut sangat mungkin lau-lagu Arias dibuat pada rentang tahun-tahun itu.
Pengacara Mayimba, James Sheinbaum sebelumnya menyebut bahwa lagu lain yang ada di kaset itu setelah tahun 1998 kemungkinan dibuat oleh orang lain bukan Arias.
[Gambas:Video CNN] (utw/utw)