Akhir pekan lalu, Komite Pertunjukan, Pameran dan Seminar Frankfurt Book Fair 2015 mengajak rombongan seni Indonesia menggoyang tepi Sungai Main dalam Museumsuferfest 2015.
Dalam waktu bersamaan, Sabtu (29/8) seni musik dan tari Indonesia membombardir San Francisco nyaris tanpa jeda. Berdasarkan keterangan pers yang diterima CNN Indonesia, Gemalan Jegog, Tari Rantak, Tari Baris, Tari Cendrawasih, Gamelan Jawa, Tari Jaipong, sampai Tari Topeng ditampilkan di hadapan 15 ribu pengunjung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan itu ternyata juga difavoritkan masyarakat setempat. Hughes, seorang warga lokal berusia 48 tahun, mengaku menyukai Indonesia Day karena kaya penampilan tradisional. "Tidak heran banyak pengunjung ke tempat ini," ujar Hughes menambahkan.
Wali Kota San Francisco, Edwin Lee pun mengapresiasi kegiatan itu. Menurutnya, Indonesia Day telah menjadi salah satu nilai kebanggaan kotanya karena menyuguhkan keragaman sekaligus inklusivitas budaya.
Sebagai puncak acara, Indonesia Day menyuguhkan penampilan kontemporer dari penyanyi muda Indonesia, Vidi Aldiano dan Angel Pieters. Dalam akun Instagramnya Vidi memajang foto saat ia berduet dengan Angel. Ia mengaku sangat bangga bisa terlibat di situ.
"Bersyukur sekali kami mendapat kesempatan untuk bisa menghibur belasan ribu teman-teman di Indonesia Day 2015, San Francisco! Thanks for having us guys! Ramai sekali!!" tulisnya.
(rsa/vga)