Belum lama ini, Honest Company baru saja mengukir sejarah, karena berhasil meraup keuntungan sebesar lebih dari US$1 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari THR, Alba yang mendirikan Honest Company pada 2011 lalu itu mengumumkan peraturan baru Honest Company dalam acara di San Fransisco pada Kamis (17/9).
"Saya suka memperkerjakan orang yang sudah berkeluarga. Berarti mereka bisa melakukan banyak hal dengan baik. Sama seperti saya," ujar ibu dua anak ini.
Selama ini, diketahui dari Departemen Ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS), baru 12 persen sektor usaha yang memberikan cuti melahirkan bagi para pekerja wanita.
"Cuti melahirkan akan membuat wanita kembali fokus bekerja. Hal ini akan membuat ekonomi semakin tumbuh," tulis Departemen Ketenagakerjaan AS dalam situs resmi.
Menurut peraturan resmi Departemen Ketenagakerjaan AS, cuti melahirkan hanya diberikan selama 12 minggu. Namun, banyak wanita yang tidak menepati waktu cutinya, karena terpaksa kembali bekerja agar tidak kehilangan mata pencaharian.
Alba sepertinya masih akan fokus mengurus Honest Company. Tahun depan, ia mengatakan sudah memiliki rencana-rencana untuk mengembangkan perusahaannya itu.
"Saya selalu terbuka untuk menerima saran dan kritikan. Jika kita sedang bingung, kedua hal tersebut merupakan masukan yang sangat berguna," kata Alba.
"Kita memang harus bergaul dengan banyak orang pintar, untuk mengasah kembali kepintaran kita," lanjutnya.
(ard/ard)