Ia sendiri lebih dikenal sebagai seorang colorist, atau pemberi warna pada komik. "Komikus itu ada macam-macam. Yang gambar namanya penciller, yang menulis writer, yang mewarnai colorist, yang memberi balon kata namanya letterer, ada editor segala macam."
Ketika menggarap untuk Marvel, DC, atau penerbit komik lain di luar Indonesia, seluruh proses menggunakan surat elektronik. Sebagai colorist, Jessica biasanya kebagian paling akhir. Lazimnya, target penggarapan satu atau dua bulan untuk satu judul komik, 20 halaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkadang, Jessica bercerita, ia tinggal mewarnai sesuai dengan goresan di komik-komik sebelumnya, jika yang didapat adalah judul terusan. Tapi mungkin juga di draft yang ia terima ada petunjuk dan aturan mewarnai, jika penerbit ingin ada perbedaan di komik itu.
Enaknya, kamu dibayar untuk mewarnai komik biar bagus dan banyak yang beli.Jessica Kholinne, colorist |
Penulis juga bisa memberi petunjuk warna apa yang "terlarang" karena tidak cocok dengan adegan dan karakter sang tokoh komiknya.
Masih kata Jessica, dalam beberapa kasus colorist punya filosofi tertentu saat mewarnai. Terutama jika berkaitan dengan pahlawan super. "Captain America misalnya, warnanya merah biru yang sangat patriotik dengan bendera Amerika. Captain British di Marvel pun warnanya melambangkan bendera Inggris."
Karakter pahlawan super lain, misalnya Iron Man. "Dia karakternya suka pamer dan sombong. Enggak bakal mau dia pakai warna kalem. Kalau bisa ya pakai warna emas dan merah," ujarnya.
Menurut Jessica, warna bisa sangat memengaruhi kualitas komik. Sebagus apa pun gambarnya, jika warnanya tidak mendukung pembaca tidak akan tertarik. "Tapi kalau warna bisa kasih compliment ke line art, pas dibuka jadi delicious colour. Enggak bikin turn off meskipun komiknya sederhana," tutur Jessica.
Ia mengakui, colorist di Indonesia memang belum populer, karena kebanyakan komik yang masuk dari Jepang dan hanya hitam putih. Namun di negara lain seperti Hong Kong, Amerika Serikat, dan Eropa profesi itu amat populer.
"Enaknya, kamu dibayar untuk mewarnai komik biar bagus dan banyak yang beli," ucap Jessica tentang pekerjaannya, sembari tersenyum. (rsa/vga)
Salah satu karya Jessica Kholinne. (CNN Indonesia/Teguh Yuniswan)