Ia mengatakan kini enggan memainkan peran sebagai pria pencuri hati. Kepada Guardian, Claflin mengatakan sering dirugikan oleh peran-peran pria pencuri hati itu karena telah membatasinya untuk mendapatkan peran yang lebih bermakna. Produser selalu melihat peran-peran yang pernah diambilnya.
“Saya benci terus ditawarkan peran pria pencuri hati,” kata Claflin seperti dikutip pula oleh digital spy. “Ini yang kadang membuat saya stres akan industri ini, karena begitu Anda selesai melakukan satu bagian — Anda dianggap tak bisa melakukan bagian lainnya — padahal Anda sangat ingin mengatakan ‘Saya bisa berakting, tau enggak ? Saya bisa berpura-pura’.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Klimaks di akhir cerita berseri ini sangat bagus. Rasanya seperti mengalami akhir sebuah era. Rasanya sedih melihatnya berakhir tapi juga bahagia.”
Claflin mengatakan sejak selesai membuat Mockingjay - Part 2 awal tahun ini, dia butuh penyegaran sebelum kembali disibukan oleh tur promosi keliling film ini. “Sebelum itu, saat sana sekali tak ingat peran apa yang saya mainkan dan apa yang telah saya katakan.”
Claflin sendiri menyebut proses pembuatan film Hunger Games lebih seperti berlibur bersama teman-teman. Meski disela-sela masa syuting ada kedukaan saat salah satu bintang, Philip Seymour Hoffman meninggal dunia karena bunuh diri. (utw/utw)