Ini kali ke-empat Gervais memandu acara itu, setelah pernah tiga kali berturut-turut menjalani peran yang sama sejak 2010 hingga 2012. Posisi pembawa acara kemudian digantikan oleh Amy Poehler dan Tina Fey.
Melalui blog pribadinya, komedian asal Inggris itu pernah menyampaikan, ia tidak akan pernah membiarkan agensinya "membujuk dirinya untuk menjadi pembawa acara lagi."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Presiden Hollywood Foreign Press Association, Philip Berk menyebutnya terlalu jauh merundung penonton, Gervais dibela ulasan Mary McNamara di The Times.
"Menggoda bintang besar untuk melucu adalah pekerjaannya. Tapi menayangkan godaan itu di televisi butuh 'sentuhan' ringan, jika tidak ia akan berubah menjadi rundungan."
Kesediaan Gervais kembali membawakan Golden Globe Awards pun disambut positif NBC Entertainment Chairman Robert Greenblatt. "Mengejutkan, Ricky siap membawakan penghargaan pada pekerjaan terbaik tahun ini di bidang film dan televisi," katanya, diberitakan LA Times.
"Kencangkan sabuk pengaman Anda."
Kehadiran Gervais diharapkan membawa rating lebih tinggi untuk penayangan Golden Globe Awards, seperti yang ia lakukan pada 2010. Saat itu, total jumlah penonton melonjak 14 persen menjadi 17 juta orang, dari hanya 14,9 juta penonton pada tahun sebelumnya.
Gervais bukan satu-satunya sosok yang diminta kembali memandu acara penghargaan bidang perfilman. Baru-baru ini, Academy Awards alias Oscar juga meminta Chris Rock membawakan acara itu untuk ke-dua kali.
Oscar akan digelar 28 Februari 2016, sementara Golden Globe dilaksanakan pada 10 Januari 2016 di Beverly Hilton Hotel. (rsa/vga)