Jordison meninggalkan Slipknot pada 2013. Saat itu pihak Slipknot mengatakan kalau perpisahan Jordison disebabkan oleh masalah pribadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua tahun telah berlalu, dan kini dalam wawancara dengan Living Out Loud LA, Taylor menjelaskan maksud mundurnya Jordison secara lebih rinci.
"Hal ini semakin berat setelah Paul Grey (basis Slipknot) meninggal dunia," lanjut Taylor.
Sepeninggal Jardison dan Grey, Taylor mengaku kalau Slipknot semakin dewasa. Apalagi setelah mereka merilis album musik bertajuk .5: The Gray Chapter pada 2014.
"Band ini sangat unik dan akan selalu unik. Masih banyak orang yang tidak mengerti maksud band ini. Tapi kami tidak merasa khawatir, malah samkin kuat," ujar Taylor.
"Dan disaat sebuah band sudah memiliki kekuatan, semuanya terasa seimbang," Taylor melanjutkan.
Selanjutnya, Taylor membicarakan perihal album baru Slipknot. Ia mengatakan kalau album musik baru bandnya akan seperti album musik The Beatles yang berjudul Sgt Pepper's Lonely Heart Club Band yang dirilis dengan mewah, lengkap dengan album ganda dan film pendek.
(ard)