'Leatherface' Wafat Setelah Idap Kanker Pankreas
Fadli Adzani | CNN Indonesia
Rabu, 11 Nov 2015 07:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Leatherface alias Gunnar Milton Hansen, sang pembunuh sadis legendaris dalam film The Texas Chain Saw Massacre, mengembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (7/11) setelah bergelut dengan penyakit kanker pankreas.
Pria kelahiran Islandia itu akhirnya wafat di umurnya yang ke-68 tahun di rumahnya di Maine, Amerika Serikat.
Sebelum sukses memerankan Leatherface dalam film yang penuh darah itu, ia diaudisi oleh pihak rumah produksi film rilisan 1973 tersebut.
Setelah dianggap cocok memerankan Leatherface, Hansen kerap mengunjungi anak-anak di rumah sakit untuk melatih aktingnya sebagai pembunuh dingin dalam film garapan Kim Henkel itu.
Hingga saat ini, Leatherface dianggap sebagai salah satu tokoh jahat yang sangat terkenal dalam sejarah film horor dunia.
Hansen memutuskan untuk berhenti menjadi bintang film setelah membintangi The Demon Lover. Ia lebih memilih untuk menghabiskan waktunya sebagai penulis.
Padahal, ia sempat ditawari menjadi pemeran utama dalam film The Hills Have Eyes, namun ia bersikeras dengan keputusan pensiunnya itu.
Seakan rindu dengan dunia akting, Hansen kembali meramaikan perfilman horror barat dalam film Hollywood Chain Saw Hookers pada 1988.
Hansen lahir di Islandia namun pindah ke Amerika Serikat ketika dirinya beranjak dewasa.
'Sang Pembunuh' itu sempat belajar Sastra Inggris di University of Texas.
Sampai ajal menjemput dirinya, Hansen kerap bermain untuk film-film dengan biaya yang rendah, diantaranya adalah Mosquito, Reykjavik Whale Watching Massacre, Repligator dan lain-lain.
Ia pun sempat menulis sebuah buku bertajuk Chain Saw Confidential, yang menceritakan tentang pembuatan film The Texas Chain Saw Massacre.
[Gambas:Youtube] (ard)
Pria kelahiran Islandia itu akhirnya wafat di umurnya yang ke-68 tahun di rumahnya di Maine, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, Leatherface dianggap sebagai salah satu tokoh jahat yang sangat terkenal dalam sejarah film horor dunia.
Padahal, ia sempat ditawari menjadi pemeran utama dalam film The Hills Have Eyes, namun ia bersikeras dengan keputusan pensiunnya itu.
Seakan rindu dengan dunia akting, Hansen kembali meramaikan perfilman horror barat dalam film Hollywood Chain Saw Hookers pada 1988.
Hansen lahir di Islandia namun pindah ke Amerika Serikat ketika dirinya beranjak dewasa.
'Sang Pembunuh' itu sempat belajar Sastra Inggris di University of Texas.
Sampai ajal menjemput dirinya, Hansen kerap bermain untuk film-film dengan biaya yang rendah, diantaranya adalah Mosquito, Reykjavik Whale Watching Massacre, Repligator dan lain-lain.
Ia pun sempat menulis sebuah buku bertajuk Chain Saw Confidential, yang menceritakan tentang pembuatan film The Texas Chain Saw Massacre.
[Gambas:Youtube] (ard)