Spirit Sentosa Perayaan Diwali di Gunung Sahari

CNNIndonesia/Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Kamis, 12/11/2015 20:28 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Warga keturunan India yang berdomisili di kawasan Gunung Sahari merayakan Diwali dan mendaraskan doa untuk kesentosaan seluruh umat.

Warga keturunan India yang berdomisili di kawasan Gunung Sahari, Jakarta, merayakan Tahun Baru dalam kalender Hindu. Perayaan yang disebut Diwali (Deepavali) atau Festival Cahaya ini diadakan di Sikh Temple, baru-baru ini (10-11/11).
Festival Cahaya atau Diwali melambangkan kemenangan baik atas buruk. Lampu dan lilin dinyalakan sebagai tanda perayaan serta harapan umat manusia. Diwali diadakan oleh warga keturunan India di Sikh Temple, Gunung Sahari, Jakarta (10-11/11).
Festival Cahaya atau Diwali yang diadakan oleh warga keturunan India di Sikh Temple, Gunung Sahari, Jakarta (10-11/11) diisi dengan kegiatan berdoa bersama. Menurut Shanty Tolani, warga setempat, doa dipanjatkan kepada Dewi Laksmi dan Dewa Ganesha.
Umat Hindu keturunan India merayakan Diwali dan mendaraskan doa kepada Dewi Laksmi dan Dewa Ganesha di Sikh Temple, di kawasan Gunung Sahari, Jakarta (10-11/11). Mereka memohon kesejahteraan, kesuksesan, energi positif, keberkahan seluruh umat.
Berbeda dengan perayaan Diwali di Leiscester, jantung komunitas Asia di Inggris, yang gegap gempita, perayaan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta (10-11/11) berlangsung syahdu. Umat Hindu keturunan India mendaraskan doa-doa di Sikh Temple.
Salah satu ritual dalam Festival Cahaya atau Diwali di Sikh Temple, Gunung Sahari, Jakarta (10-11/11), pembagian kue khas India yang bercita rasa manis. Menurut Shanty Tolani, warga setempat keturunan India, kue manis ini menyimbolkan kebahagiaan.
Kegiatan berikutnya setelah mendaraskan doa di Sikh Temple, Gunung Sahari, Jakarta (10-11/11), yaitu bersilaturahmi antar keluarga. Festival Cahaya atau Diwali dirayakan selama sepekan, diisi kegiatan berdoa, bersantap, dan bersilaturahmi.