"Ini adalah serangan pertama yang ditujukkan khusus bagi industri musik," kata vokalis berusia 55 tahun ketika diwawancara oleh radio Irlandia, RTe2fm.
"Banyak pecinta musik yang menjadi korban di konser Eagles of Death Metal. Tapi ini bisa saja terjadi di konser kami. Saya tidak bisa tidak memikirkan hal ini," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap rasa takut di Paris bisa segera sirna. Keadaan ini sama seperti serangan 11 September yang lalu, kemudian kami mengadakan konser di Madison Square Garden dengan tujuan mengusir rasa takut itu," ujar Bono.
Baca juga:Warga Indonesia di Paris Tidak Ketakutan |
U2 pun telah membatalkan konser mereka di Paris yang seharusnya digelar pada Sabtu (14/11).
"Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Kami mendoakan agar korban dan warga Paris diberi kedamaian," tulis U2 dalam situs resminya setelah serangan terjadi.