Kondisinya belum memungkinkan untuk menyelenggarakan acara penuh kesenangan seperti konser. Itu mungkin yang menjadi alasan Marilyn Manson dan Motorhead membatalkan penampilannya di Paris tak lama setelah serangkaian aksi terorisme di sana.
Seperti diberitakan Entertainment Weekly, keduanya dijadwalkan tampil di The Zenith, dua malam secara berurutan. Namun sebuah pengumuman dari situs web resmi The Zenith menyebutkan, petugas berwenang meminta konser ditangguhkan sehubungan serangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masing-masing selebriti juga mengumumkan pembatalan konser mereka. Melalui akun Twitter resminya, Manson mengumumkan pembatalan tanpa menyertakan alasan. "Rencana pertunjukan Marilyn Manson pada 16 November di Le Zenith Paris dibatalkan."
Sementara Motorhead mengumumkan bahwa mereka menunda penampilannya sampai Januari. "Karena situasi serius di Paris, kami harus menunda penampilan sampai Januari. Kami menjadwalkan ulang dan akan memberi detailnya segera," tulis mereka.
Pertunjukan setelah Manson dan Motorhead bernasib lebih beruntung. The Zenith menjelaskan, mereka tetap melanjutkan pertunjukan mulai Selasa (17/11), dengan artis yang sudah dijadwalkan.
Band Simply Red yang akan tampil, namun dengan catatan akan dijaga ketat petugas.
Manson dan Motorhead bukan musisi pertama yang membatalkan konser mereka di Paris karena tragedi yang menewaskan lebih dari 120 orang itu. Foo Fighters dan U2 juga termasuk penampil yang konsernya batal. Beberapa kegiatan promosi pun dibatalkan.
Sementara promosi film Bridge of Spies dan Jane Got a Gun tidak jadi dilakukan, Madonna justru berencana mendedikasikan penampilan Like a Prayer untuk para korban dan keluarga yang kehilangan di Paris. Penampilan itu akan dipersembahkan di tengah tur Rebel Heart di Swedia. (rsa/vga)