Meski demikian, Fisher mengaku tetap nyaman bekerja sama dengan J.J. Abrams untuk film Star Wars: The Force Awakens. Hal tersebut dikatakannya saat konferensi pers penayangan The Force Awakens di London, Inggris, pada Kamis (17/12).
"Sangat menyenangkan bisa bekerja sama dengan J.J. Bekerja dengan George juga menyenangkan, tapi ia sangat pendiam. Ia lebih sering berkata 'lebih cepat!' atau 'lebih dramatis!'. Sedangkan J.J. lebih cerewet dan sering membicarakan hal menarik," kata Fisher, seperti yang dilansir dari NME pada Jumat (18/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya Fisher, aktor Harrison Ford juga memuji kinerja Abrams. Pemeran karakter Han Solo ini mengatakan kalau kinerja Abrams membuat sesi syuting lebih baik.
Walau dianggap sebagai pahlawan oleh para penggemar Star Wars, Abrams tetap rendah hati.
Ia menegaskan, kedahsyatan yang dirasakan dirinya maupun penggemar Star Wars, saat ini, tidak akan terjadi jika George Lucas tidak menciptakan film fiksi ilmiah itu pada 1977 silam.
"Tidak ada satu pun dari kita akan berada di sini tanpa adanya kreasi mahakarya dari satu orang itu, ialah George Lucas," ujar sang sutradara spesialis film luar angkasa.
"Dari hati saya yang paling dalam, dan dari seluruh jajaran kru yang terlibat dalam Star Wars: The Force Awakens, kami berterima kasih kepada Lucas," Abrams melanjutkan.