Adele Tak Izinkan Donald Trump 'Manfaatkan' Lagunya

Fadli Adzani, CNN Indonesia | Selasa, 02/02/2016 14:35 WIB
Adele Tak Izinkan Donald Trump 'Manfaatkan' Lagunya Adele ketika tampil di ajang penghargaan Oscar pada 2013 lalu. (Kevin Winter/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi-musisi dunia semakin kesal karena Donald Trump kerap menggunakan lagu-lagu mereka tanpa izin. Trump beberapa kali menggunakan lagu populer dalam kampanyenya sebagai calon kandidat Presiden Amerika Serikat. Ia sering dikecam karena itu.

Baru-baru ini, kecaman datang dari Adele. Sang pelantun Hello tidak mengizinkan calon pemimpin ke-45 AS itu untuk memakai karyanya dalam kampanye yang dilakukan.

Sebelumnya, Trump sempat memainkan lagu Adele Rolling In The Deep dan Skyfall dalam kampanye di Ohio belum lama ini.


Mendengar hal tersebut, Adele melalui juru bicaranya, mengecam Trump sekaligus melarangnya untuk kembali menggunakan lagu-lagunya. Apalagi beberapa lagu Adelle fenomenal, termasuk Skyfall yang menjadi lagu latar untuk film James Bond.

Lewat pernyataan yang sama Adele menegaskan, dirinya sama sekali tidak mendukung siapa pun dalam kampanye calon kepresiden AS, termasuk Trump sendiri.

"Adele tidak akan memberikan izin untuk Trump dalam menggunakan lagu-lagunya dalam kampanye politik apa pun," ujar juru bicara Adele seperti dikutip situs NME.

Adele bukan satu-satunya musisi yang menjadi "korban" kenakalan Trump menggunakan lagu populer tanpa izin dalam kampanyenya. Grup musik legendaris AS, Aerosmith, juga menjadi "korban."

Vokalis sekaligus pentolan band rock itu, Steven Tyler, meminta Trump berhenti menggunakan lagu mereka dalam acara-acara kampanyenya sebagai bakal calon presiden dari Partai Republik. Dilansir dari Fox News, lagu Aerosmith yang dipakai Trump untuk berkampanye adalah Dream On.

Itu merupakan lagu dari album pertama Aerosmith yang dirilis pada 1973 silam.

Pengacara Tyler, Dina LaPolt telah mengirimkan surat kepada komite kampanye Trump mengenai hal tersebut. Disebutkan, Trump sama sekali tidak memiliki izin untuk menggunakan lagu-lagu Aerosmith.

Mengutip The Hollywood Reporter, ini sudah kali ke-dua Trump diberi peringatan untuk tidak menggunakan lagu Aerosmith. Sebelumnya, band pelantun I Don't Want to Miss a Thing itu sudah pernah meminta Trump tidak menggunakan lagunya setelah kegiatan 21 Agustus lalu.

Selain bermasalah dengan Adele dan Aerosmith, Trump juga sempat menggunakan lagu dari band R.E.M dan Neil Young tanpa izin. Hal tersebut membuat para musisi kesal dan akhirnya angkat suara.

"Masa bodoh dengan diri Anda yang haus akan kekuasaan dan perhatian," tulis Michael Stipe, vokalis R.E.M beberapa waktu lalu. Ia menambahkan dengan sindiran keras, "Jangan gunakan musik dan suara kami untuk parade kebodohan Anda." (rsa)