Bersama pemain drum dan bass, Joey melantunkan lagu Giant Steps dari album musik perdana My Favorite Things. Laman New York Times menyebut album musik ini “paling sering dibicarakan dan ditemukan jazz dalam sekejap.”
Musisi cilik asal Indonesia ini memang belum berhasil memboyong piala gramofon. Namun keberhasilannya mendapatkan dua nominasi Best Jazz Instrumental Album dan Best Improvised Jazz Solo merupakan prestasi luar biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wajar jika media massa berlomba menampilkan profil dirinya. Belum lama ini, Joey diwawancari CNN, juga acara 60 Minutes yang dipandu Anderson Cooper dan ditayangkan CBS News. Sebelumnya, Cooper mewawancarai Adele.
EW menyentil Jaxon Bieber, adik kandung Justin Bieber yang berusia enam tahun, belum beroleh kesempatan emas di panggung Grammy layaknya Joey. Jaxon hanya melenggang di karpet merah dan menonton acara Grammy saja.
Telegraph menyebut Joey si bocah genius yang mengguncang ranah jazz dunia. Betapa tidak, Joey sanggup memainkan komposisi rumit macam Round Midnight, juga menulis lagu sendiri di usia 10 tahun.
“Saya berada di atas panggung, saya tak pernah merencanakan bakal melakukan [improvisasi] ini,” kata Joey kepada CBS, suatu kali. “Tapi tentu saja, ada konsep, tapi tidak direncanakan.”
Wynton Marsalis, pemain terompet yang sejak awal mengetahui bakat Joey menyatakan, “Saya tak pernah mendengar seseorang bisa bermain piano seperti Joey. Dia memang genius.”
Joey bermain piano sejak usia enam tahun. Denny dan Fara Silas membelikan piano untuk Joey agar putranya yang kelewat energik itu bisa sedikit lebih kalem. Ternyata memang benar.
[Gambas:Youtube]
(vga/vga)