Drama musikal tersebut digelar untuk merayakan ulang tahun Yayasan Sayap Ibu ke-60, serta menggalang dana untuk membantu anak-anak kurang mampu di yayasan yang didirikan oleh istri Bung Tomo, Sulistina Sutomo.
"Saya merasa tergerak untuk memberikan apa yang dapat saya lakukan bersama teman-teman yang lain dan segenap pihak yang mempunyai kepedulian terhadap masa depan anak yang berada di bawah naungan Yayasan Sayap Ibu," papar Arniyani Arifin, ketua panitia drama musikal, kepada awak media massa di Jakarta, pada Kamis (18/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ida memiliki pengalaman dalam menghasilkan berbagai pertunjukan yang ditujukan bagi anak-anak," Arniyani menambahkan.
Drama musikal Kandil dan Kampung Srundeng menceritakan kisah tentang kemandirian, keberanian dan ketekunan anak perempuan bernama Kandil dalam mencari dana agar keluarganya dapat hijrah ke Jakarta.
"Berkat kegigihan Kandil, pada akhirnya gadis itu dapat menyatukan keluarganya yang tercerai berai ketika mencari ayahnya di Jakarta," Arniyani menceritakan.
Drama musikal tersebut juga akan melibatkan pelaku seni Tanah Air seperti Lea Simanjuntak, Baim Wong, Happy Salma, Gabriel Harvianto.
Lea, yang berperan sebagai ibu, juga akan menyanyi dalam drama musikal tersebut. Ia mengaku, sangat senang karena bisa bergabung.
"Kalau buat saya, ini adalah pengalaman yang sangat saya senangi, karena saya bisa bekerja sama dengan anak-anak," kata Lea, yang pernah terlibat dalam drama musikal Laskar Pelangi bersama Erwin Gutawa.
"Ada sesuatu yang spesial di drama musikal ini: saya dan anak saya akan berada di satu panggung nantinya, walaupun dia cuma jadi balerina saja sih," lanjutnya.
Kandil dan Kampung Srundeng akan dihelat pada 28 Februari mendatang di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.
(fad/vga)