Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kesha tengah menghadapi kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh produser musiknya, Dr. Luke.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Pengadilan New York belum juga mengabuli tuntutan Kesha, entah mengapa.
Aksi unjuk rasa ini dimotori oleh kelompok aktivis di dunia maya, Care2.
Juru bicara Care2, Lacey Kohlmoos, mengatakan kalau mereka mendukung Kesha bukan karena latar belakangnya,
"Ini adalah contoh kasus yang dapat tejadi di mana saja. Sangat penting bagi Sony untuk mendengarkan keluhan kami," kata Kohlmoos, seperti yang dikutip dari Billboard pada Kamis (25/2).
Hingga saat ini, petisi yang ditulis Care2 mengenai pembebasan kontrak Kesha dengan Sony telah ditandatangani oleh lebih dari 200 ribuan orang.
Awal minggu ini, musisi Jack Antonoff dan DJ Zedd, mengatakan bersedia untuk menjadi produser musik Kesha untuk album selanjutnya.
Sejak kasusnya masuk persidangan, tagar #FreeKesha bergaung di Twitter.
Para musisi wanita pun tidak mau kalah, Taylor Swift bahkan memberikan donasi ratusan ribu dolar untuk Kesha.
Sementara itu, Dr. Luke mengelak semua tuduhan yang ditujukan kepadanya.
"Saya tidak memerkosa Kesha dan saya tidak pernah melakukan hubungan seks dengannya," kata Dr. Luke, melalui keterangan resmi yang dikutip oleh pengacaranya pada Senin (22/2).
Dr. Luke juga menulis cuitan bernada pembelaan di Twitter. Ia mengatakan kalau ada motif uang di balik kasus ini.
(ard)