Baru-baru ini, dikabarkan sang kreator robot bersuara lucu, Tony Dyson, telah meninggal dunia di rumahnya di Gozo, Malta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena Dyson jago mendesain robot, R2-D2 dianggap sebagai robot yang paling digemari oleh para Star Wars-mania di berbagai negara.
Sepanjang kariernya, R2-D2 bukan lah satu-satunya robot yang Dyson ciptakan. Ia pernah membuat robot untuk membantu merk elektronik terkemuka seperti Sony, Philips, dan Toshiba.
Dalam dunia perfilman, Dyson sempat terlibat dalam proses syuting serta produksi Superman 2, Moon Raker, Dragon Slayer, dan The Empire Strikes Back.
Belum lama ini, sutradara Star Wars: The Force Awakens, J.J. Abrams, menegaskan bahwa dirinya ingin film fiksi ilmiah tersebut diramaikan oleh artis homoseksual.
"Saya akan menyukai hal itu. Bagi saya, keasyikan Star Wars dibuktikan dengan kemungkinan yang ada," ujarnya ketika diwawancarai The Daily Beast, dikutip The Guardian.
"Bakal sangat sempit sekali pikiran kita jika mengatakan bahwa tidak akan ada karakter homoseksual dalam dunia [Star Wars]," ia menegaskan.
Abrams, melalui Star Wars: The Force Awakens, membuktikan dirinya adalah sutradara yang tak pilih kasih.
Dalam film itu, Abrams mengedepankan karakter wanita dan aktor berkulit hitam, menandakan bahwa ia tidak melihat aktor dan aktris berdasarkan gender atau warna kulit.
"Ketika saya berbicara tentang elemen secara garis besar, hal itu tak akan menyampingkan karakter homoseksual," tuturnya. (fad)