Ibtihaj Muhammad, atlet wanita Muslim pertama yang akan mewakili Amerika Serikat dalam pertandingan olah raga anggar internasional, tampil sebagai pembicara dalam sesi bertajuk The New Church: Sport as Currency of American Life di SXSW pada Sabtu (12/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski saya telah menjelaskan alasannya dalam koridor agama, mereka tidak mau tahu dan tetap meminta saya membuka hijab saya," lanjutnya.
Panitia SXSW lalu langsung meminta maaf kepada Muhammad karena kesalahpahaman yang terjadi.
Di atas panggung, Muhammad ditanya oleh seorang wartawan mengenai apa yang ingin dirubahnya dari dunia ini.
Berdasarkan pengalamannya dengan panitia SXSW di pintu masuk, Muhammad langsung berkata kalau ia ingin mengubah pandangan orang Barat kepada kaum Muslim seperti dirinya.
"Tidak hanya hari ini, setiap hari saya selalu diminta untuk melepaskan hijab. Apakah saya ingin itu berubah? Tentu saja iya," kata Muhammad dengan tersenyum.
Melalui keterangan resmi yang dilansir dari NME pada Senin (14/3), panitia SXSW merasa menyesal dengan perlakuan mereka terhadap Muhammad.
"Membuka hijab tidak masuk dalam aturan kami. Seorang volunteer melakukan hal tersebut kepada Ibtihaj Muhammad. Setelah itu ia tidak lagi kami pekerjakan. Kami sangat malu dan menyesal atas kejadian ini. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Ibtihaj Muhammad," tulis panitia SXSW dalam keterangan resminya.
Festival SXSW akan diselenggarakan mulai dari 11 Maret hingga 20 Maret 2016. Tidak hanya membicarakan isu sosial, festival ini juga menghadirkan panggung musik, film dan seni yang bertaraf internasional.
Shaggydog, merupakan band asal Indonesia yang beruntung bisa diundang untuk tampil di sana.
(ard)