Dengan gaya ala Generasi Bunga ini pula Rekti Yoewono (vokal), Adit Bagja (bass), Acil Armando (drum), dan Farri Icksan (gitar) tampil di acara Music at Newsroom di CNN Indonesia.com, pada Rabu (16/3).
Keempat pria asal Bandung, Jawa Barat, ini mengaku sudah “ber-cutbray-ria” sejak awal nge-band pada 2002. Ada kejadian tak terduga yang dialami Acil saat berkonser menggunakan celana cutbray.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami berusaha untuk tampil dengan pakaian bagus,” kata Adit. “Jadi kami bisa mencontohkan gaya ketika manggung layaknya manekin. Kalau penonton suka dengan kami, mungkin juga mereka akan mencontoh.”
Tak hanya unik dari segi penampilan, The SIGIT pun memiliki cara tersendiri dalam menggarap lirik lagu. Sejak album musik pertama, konsisten berbahasa Inggris. Tak ada satu pun yang berbahasa Indonesia.
"Sampai saat ini lirik kami bahasa Inggris semua karena pas sama pesan. Selain itu kami belum puas membuat lirik dengan bahasa Inggris," ujar Rekti yang biasa membuat lirik lagu bersama Farri.
Soal penggunaan bahasa Inggris, Rekti punya alasan tersendiri, "Bahasa itu sesuatu yang sensitif, kami mau menyampaikan pesan tetapi tidak menyinggung. Selain itu The SIGIT kan lebih banyak ke instrumen, yang kami utamakan nada.”
(vga/vga)