Tahun lalu, saluran televisi berbayar, Netflix, merilis film berjudul What Happened Miss Simone. Tidak lama kemudian, sutradara Jeff L. Lieberman merilis film berjudul The Amazing Nina Simone.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam film Nina, Saldana didandani agar mirip Nina, hingga menggunakan tata rias untuk menggelapkan kulit.
Lieberman, dalam tulisan opininya yang dimuat oleh The Hollywood Reporter, mengkritik konsep film Nina.
"Dengan segala macam tata rias yang dikenakan, mereka seakan melupakan fakta yang ada," tulis Lieberman.
"Banyak orang dengan kulit berwarna marah akan film ini, karena di saat banyaknya pergerakan hak asasi kulit berwarna, mereka malah membuat film seperti ini," lanjutnya.
Tidak hanya mempermasalahkan tata rias, Lieberman juga mengkritik akurasi cerita tentang Nina.
"Banyak fakta yang tidak tepat, seperti saat Nina jatuh cinta dengan asistennya, yang aslinya gay. Bahkan Saldana tetap kurus, padahal Nina menggemuk," ujar Lieberman.
Hingga saat berita ini diterbitkan, belum ada jawaban dari Mort atas kritikan Lieberman.
Film Nina dijadwalkan rilis pada 22 April mendatang.
[Gambas:Youtube] (ard)